Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Kondektur Bus Pelaku Penusukan Ditangkap di Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang kondektur bus asal Banyuwangi berinisial FJL (20) ditangkap polisi di Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (9/11/2025). FJL diduga terlibat dalam kasus penusukan di wilayah Denpasar dan berusaha melarikan diri menuju Pulau Jawa.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjuna Putra, seizin Kapolres Jembrana, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari Polsek Denpasar Barat mengenai keberadaan terduga pelaku yang menumpang Bus Damri bernomor polisi DK 7738 JA tujuan Pelabuhan Gilimanuk.
“Begitu menerima informasi, kami langsung perketat pemeriksaan di seluruh pintu keluar pelabuhan. Setiap informasi yang kami terima pasti kami tindaklanjuti dengan cepat dan profesional,” ujar Kompol Arya Agung.
Tim yang dipimpin Pawas AKP Kukuh Emanuel kemudian melakukan pemeriksaan ketat di lapangan. Saat bus melintas di depan Pasar Umum Gilimanuk sekitar pukul 12.00 WITA, petugas menemukan FJL yang bekerja sebagai kondektur bus Damri tersebut. Ia langsung diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Mapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
Setelah dilakukan pendataan, terduga pelaku diserahkan kepada personel Polsek Denpasar Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan kasus penganiayaan (penusukan) yang menjeratnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1399 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1064 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 906 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 807 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik