Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Laba Bank BPD Bali Tembus Nyaris Rp1 Triliun, Fokus Dukung UMKM dan Ekonomi Hijau

Rabu, 12 November 2025, 17:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Laba Bank BPD Bali Tembus Nyaris Rp1 Triliun, Fokus Dukung UMKM dan Ekonomi Hijau.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Bank BPD Bali menunjukkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025. Hingga Oktober 2025, bank milik daerah ini berhasil mencatatkan laba sebesar Rp998,7 miliar, tumbuh 23,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba yang kuat ini mencerminkan soliditas Bank BPD Bali dalam menjaga efisiensi operasional dan memperkuat peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran serta dukungan penuh dari pemegang saham.

"Pencapaian kinerja yang dicapai per Oktober 2025 ini merupakan buah dari dukungan penuh Pemegang Saham, pertumbuhan bisnis, perbaikan kualitas aset, struktur pendanaan yang baik, efisiensi operasional serta berbagai inovasi produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah," jelas Sudharma.

Selain mencatat laba hampir menembus Rp1 triliun, Bank BPD Bali juga berhasil menjaga kualitas aset dan struktur pendanaan dengan sangat baik. Rasio keuangan per Oktober 2025 menunjukkan kondisi yang sehat dengan ROA sebesar 3,73%, ROE sebesar 24,88%, dan NIM sebesar 6,37%.

Kinerja positif ini turut didukung oleh fungsi intermediasi yang produktif, di mana total penyaluran kredit mencapai Rp24,76 triliun, tumbuh 9,33% (YoY), dengan separuhnya disalurkan untuk sektor UMKM.

"Komitmen kami terhadap UMKM dan pembangunan berkelanjutan di Bali kembali mendapat apresiasi. Kami baru saja menerima apresiasi dari Bank Indonesia Perwakilan Bali pada Bali Green Economy Forum, atas keberhasilan menyalurkan kredit kepada pelaku UMKM senilai Rp12,55 triliun. Lebih membanggakan lagi, dua debitur binaan kami dinobatkan sebagai UMKM berprestasi ekspor di sektor coklat/kakao," kata Sudharma.

Ia juga menegaskan bahwa Bank BPD Bali terus memperkuat peran dalam pembiayaan ekonomi hijau dan inklusif.

"Penerapan ekonomi hijau kini menjadi fokus utama kami. Kami mendapat insentif Giro Wajib Minimum (GWM) dari BI khusus untuk ekonomi hijau, yang memungkinkan kami memanfaatkannya kembali untuk pembiayaan kepada UMKM dengan suku bunga yang lebih rendah. Kami menegaskan, sektor UMKM akan tetap menjadi motor penggerak ekonomi Bali. Kami menargetkan proporsi pembiayaan bagi UMKM terus dijaga di atas 50 persen dari total kredit kami," tutupnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: BPD Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami