Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Pameran Platycerium Ramaikan HUT Mangupura, Tanaman Simbar Lokal hingga Impor Ditampilkan
beritabali/ist/Pameran Platycerium Ramaikan HUT Mangupura, Tanaman Simbar Lokal hingga Impor Ditampilkan.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Serangkaian perayaan HUT Mangupura ke-16 juga diisi dengan Mangupura Platycerium Exhibition yang berlangsung di Lapangan Puspem Badung pada 22–23 November 2025.
Pameran ini menghadirkan beragam koleksi simbar, mulai dari jenis lokal hingga tanaman platycerium asal luar negeri.
I Putu Gede Wijaya selaku Koordinator Mangupura Platycerium Exhibition mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama para pencinta platycerium. Ia menyebut pameran ini menjadi ajang pemanasan sebelum banyaknya kontes platycerium yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.
”Sekarang pemanasan dulu,” jelasnya, Sabtu (22/11/2025).
Ia menyampaikan, sebanyak 40 peserta dan 4 pedagang ikut ambil bagian dalam pameran kali ini. Ragam jenis platycerium yang ditampilkan cukup beragam, dari jenis lokal, luar Bali, hingga tanaman impor dari luar negeri.
Baca juga:
102 UMKM Badung Meriahkan HUT Mangupura
”Jadi kita cari yang berbeda, ada jenis lokal, luar dan impor juga ada. Semuanya beragam, jadi orang awam melihatnya ada perbedaan,” ungkapnya.
Selain dipamerkan, sejumlah koleksi platycerium juga dijual. Harganya bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp5 juta ke atas, tergantung jenis dan kualitas tanaman.
”Ya, ada juga yang kita jual, harganya juga bervariasi,” terangnya.
Menurutnya, minat pasar terhadap platycerium masih tinggi, begitu pula dengan permintaannya. Hanya saja, tahun ini kompetisi platycerium tidak sebanyak sebelumnya.
”Mungkin tahun depan rencananya banyak ada kompetisi mau pun exhibition, mungkin bisa lebih ramai lagi,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun