Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bupati Kembang Turun Arena, Ikut Menjoki Kerbau di Mekepung Lampit Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tradisi unik Mekepung Lampit kembali menggema di Kabupaten Jembrana. Ajang pelestarian budaya khas Bumi Mekepung itu resmi dibuka Bupati Kembang pada Minggu (23/11/2025) di Subak Pecelengan Pedukuhan, Banjar Kebebeng, Desa Mendoyo Dangintukad, Kecamatan Mendoyo.
Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Jembrana, Ketua DPRD, Forkopimda, Sekda, para asisten, pimpinan OPD, perwakilan kecamatan, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kembang menegaskan bahwa Mekepung Lampit bukan sekadar kompetisi, namun simbol kebersamaan dan ruang masyarakat untuk merayakan budaya leluhur.
“Mekepung Lampit ini sudah diwariskan dari generasi ke generasi. Setiap pemimpin dan kita semua punya tanggung jawab menjaga tradisi ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa upaya bersama dalam merawat tradisi dapat memastikan Mekepung tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Suasana pembukaan memuncak ketika Bupati Kembang bersama Wakil Bupati Ipat turun langsung ke arena berlumpur. Keduanya menaiki lampit dan ikut beradu kecepatan layaknya joki, disambut sorakan warga yang memenuhi tepian sawah.
“Seru sekali, melebihi ekspektasi. Kalau belum pernah jadi joki, belum tahu sensasinya. Sekali Mekepung Lampit, pasti ketagihan,” kata Bupati usai mencoba atraksi tersebut.
Aksi keduanya menjadi simbol kuat dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal, sekaligus menyuntik semangat bagi para peserta.
Tahun ini, Lomba Mekepung Lampit diikuti 38 peserta dari berbagai sekaa di Jembrana. Sejak pagi, masyarakat telah memadati area perlombaan untuk menyaksikan tradisi khas sawah berlumpur yang selalu menjadi magnet setiap tahun.
Selain sebagai hiburan, Mekepung Lampit juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarpelaku subak serta wujud syukur atas hasil panen dan keberlanjutan sistem subak.
Pemerintah Kabupaten Jembrana menegaskan komitmennya menjaga tradisi Mekepung—baik Mekepung Darat maupun Mekepung Lampit—sebagai identitas budaya dan daya tarik wisata unggulan daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan