Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Air Berbau dari Tebing Suluban Gegerkan Warganet
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebuah video viral memperlihatkan aliran air berbau menyengat yang keluar dari tebing Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung. Kejadian ini mencuri perhatian warganet setelah seorang konten kreator perjalanan membagikan pengalamannya saat mengunjungi destinasi ikonik tersebut.
Dalam video yang diunggah, sang konten kreator awalnya begitu antusias menuruni labirin tangga curam menuju pantai yang dikenal sebagai hidden gem dengan tebing megah dan gua alami yang memukau. Namun rasa takjub itu berubah menjadi kekecewaan ketika ia mencium aroma tak sedap.
“Pertama kali datang, view-nya bagus banget, tebingnya, cave-nya bagus banget. Tapi ada satu hal yang bikin aku kecewa banget,” ujar pemilik akun TikTok doradeexplorer.
Ia kemudian mendekati titik di tebing yang mengeluarkan tetesan air berbau tajam. “Ini air apa, guys? Air t*i, bau banget! Aku yakin ini septic tank, lihat alirannya,” ucapnya.
Menanggapi viralnya video tersebut, Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta, menyampaikan bahwa pihak desa telah bergerak cepat dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung sejak pagi hari.
“Tim sudah datang, mengecek keberadaannya. Informasi awal, septictank ini penuh atau mengalami masalah,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Sumerta menjelaskan bahwa mayoritas bangunan di kawasan tersebut merupakan akomodasi wisata, seperti penginapan dan restoran. Karena itu, diperlukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan pemilik septic tank yang diduga menjadi sumber masalah.
“Rata-rata di sana itu akomodasi wisata. Tapi kami belum jelas yang mana, perlu ditelusuri lebih lanjut,” paparnya.
Ia juga menerima laporan tambahan terkait dugaan pembuangan limbah ke gorong-gorong di titik lain di wilayah Pecatu. Hal ini menambah kekhawatiran akan potensi pencemaran yang lebih luas di kawasan pesisir.
“Kami sudah koordinasi dengan Satpol PP Badung agar segera mengecek lokasi-lokasi tersebut,” ucapnya.
Pihak desa bersama DLHK Badung akan menggelar rapat gabungan untuk menentukan langkah penanganan cepat demi mencegah meluasnya pencemaran lingkungan di Pantai Suluban, yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dunia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5855 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan