Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Orok Bayi Ditemukan dalam Tas di Kedonganan, Nyaris Disantap Anjing

Rabu, 3 Desember 2025, 18:13 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Orok Bayi Ditemukan dalam Tas di Kedonganan, Nyaris Disantap Anjing.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Penemuan orok bayi menghebohkan warga di sekitar Gang Pesraman V nomor 5, Kedonganan, Kuta, pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 20.30 WITA. 

Orok bayi yang sudah dalam keadaan meninggal itu ditemukan berada di dalam tas berwarna biru bertuliskan "Indomaret". Kondisinya disebut sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan dikerubungi lalat.

Orok bayi yang jenis kelaminnya belum diketahui tersebut nyaris menjadi santapan anjing jika tidak ditemukan oleh saksi, Claudia Meiranda Kathleen (21). Perempuan yang tinggal di Gamping Sleman, Yogyakarta, ini awalnya baru pulang dari sembahyang sekitar pukul 20.30 WITA.

Saat berjalan kaki menuju rumah, Claudia melihat seekor anjing menggigit tas berwarna biru. Ia kemudian menghampiri dan mengusir anjing tersebut agar melepaskan gigitannya. Setelah anjing pergi, ia mengambil tas itu dan mengira isinya hanya sampah.

Namun ketika dicek, Claudia sontak terkejut melihat isi tas tersebut adalah orok bayi sudah dalam kondisi meninggal.

"Pelapor kaget melihat di dalam tas ada orok bayi," ungkap sumber, pada Rabu 3 Desember 2025.

Claudia kemudian memberi tahu ibunya mengenai penemuan itu. Sang ibu menyarankan agar kejadian tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar. Hanya dalam hitungan menit, warga berdatangan untuk melihat langsung kondisi orok bayi tersebut.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelidikan. Polisi menduga kuat orok bayi itu dibuang oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menutupi aib agar tidak diketahui orang lain.

Menanggapi informasi ini, Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol Ketut Sukadi, menyebutkan pihaknya belum mendapatkan data terkait peristiwa tersebut.

"Belum dapat data, cek dulu," ungkapnya pada Rabu, 3 Desember 2025.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami