Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hujan Seharian, Banjir Rendam Sejumlah Titik di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hujan lebat yang mengguyur Kota Denpasar sejak Minggu (14/12/2025) menyebabkan banjir di sejumlah titik rawan. Trauma bencana banjir beberapa bulan lalu membuat warga panik hingga melakukan evakuasi mandiri di tengah guyuran hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan, banjir kembali merendam kawasan Perumahan Buana Permai, Padangsambian, yang selama ini dikenal rawan banjir. “Ada tujuh KK atau dua puluh orang yang dievakuasi,” kata Joni Ariwibawa, Senin (15/12/2025).
Seluruh warga yang dievakuasi dipindahkan ke rumah tetangga dan keluarga yang tidak terdampak. Operator Pusdalops BPBD Kota Denpasar, Putu Darma Putra Setyawan menambahkan, proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 02.30 WITA.
“Ketinggian air di daerah tersebut mencapai dada orang dewasa, ada juga bayi, anak-anak dan lansia yang terjebak,” ungkapnya.
Genangan air setinggi dada orang dewasa juga terjadi di Jalan Pura Demak, namun tidak sampai dilakukan evakuasi warga. “Termasuk di Jalan Kertapura air juga naik setinggi dada orang dewasa,” tuturnya.
Selain rumah warga, banjir juga merendam SD Negeri 11 Padangsambian. Air masuk hingga ke ruangan guru dan kepala sekolah, mengingat bangunan sekolah tersebut tergolong bangunan lama.
Sementara itu, banjir parah juga melanda Perumahan Widuri Permai, Padang Sumbu Kelod, Jalan Gunung Atena, Denpasar. Sebanyak 27 kepala keluarga terdampak, termasuk dua unit vila yang ikut terendam.
Salah seorang warga setempat menyebut banjir kali ini merupakan kejadian kedua dengan ketinggian hampir sama seperti banjir bandang sebelumnya. Namun menurutnya, kondisi kali ini lebih parah akibat drainase yang sempit serta berkurangnya lahan resapan air karena alih fungsi sawah menjadi vila.
Sekretaris BPBD Kota Denpasar, Anak Agung Surya Kencana menyampaikan, dua warga dan sejumlah wisatawan turut dievakuasi menggunakan perahu karet. Wisatawan yang sebagian besar berasal dari Australia memilih pindah ke lokasi penginapan yang dinilai lebih aman.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan