Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Teriakan Minta Tolong Selamatkan Pelajar SMP dari Jurang Tukad Ngongkong

Selasa, 16 Desember 2025, 20:46 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Teriakan Minta Tolong Selamatkan Pelajar SMP dari Jurang Tukad Ngongkong.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pelajar SMP berinisial NKS (13) yang lolos dari maut usai mencoba bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Tukad Ngongkong, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, menyisakan kisah dramatis.

Pelajar yang tinggal di Desa Belok/Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung ini berhasil diselamatkan warga setelah korban berteriak meminta tolong dari bawah jembatan.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti SH, menyampaikan bahwa pihak Polsek Petang telah memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.

Saksi ayah korban, I Wayan Ranten (40), sebelumnya mendatangi Polsek Petang pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 10.00 WITA untuk melaporkan kehilangan anak perempuannya.

Ia menjelaskan, pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 07.00 WITA, korban berpamitan kepada ibunya untuk berangkat ke sekolah. Namun hingga pukul 13.00 WITA, korban tak kunjung pulang dan tidak bisa dihubungi.

"Korban pergi dengan menggendarai sepeda motor beat warna hitam DK 5660 FBC mengunakan pakaian sekolah (rok biru dan baju kaos warna Hitam)," beber Aiptu Ayu, Selasa (16/12/2025).

Saksi lainnya, Ketut Sujana (54), menerangkan bahwa sekitar pukul 11.30 WITA dirinya menuju lokasi pencarian air minum di sekitar Jembatan Tukad Ngongkong. Tak lama kemudian, ia mendengar suara samar meminta tolong sebanyak tiga kali.

 

Merasa ragu, saksi kemudian meminta bantuan orang yang melintas untuk memastikan suara tersebut. Setelah dicek ke seberang jalan, diketahui benar ada suara minta tolong dari bawah jembatan.

"Selanjutnya, kedua saksi mengecek ke seberang jalan mengingat posisi Tukad Ngongkong berada di sebelah timur jalan. Setelah dipanggil ternyata memang benar ada suara minta tolong," ucapnya.

Saksi kemudian melihat posisi korban dari atas jembatan dan langsung menghubungi petugas Bhabinkamtibmas Desa Sulangai untuk meminta bantuan.

Sekitar pukul 12.45 WITA, Tim SAR Polda Bali tiba di lokasi dan melakukan evakuasi bersama personel Polsek Petang, Damkar Kabupaten Badung, Puskesmas Petang I, serta BPBD Kabupaten Badung.

‎"Sekitar pukul 15.00 WITA korban dapat dievakuasi dalam keadaan selamat dan untuk selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Petang I untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh tim kesehatan," ucap Aiptu Ayu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dr. Putu Asista Pungky Mithayayi, kondisi korban sudah dapat berbicara dengan baik. Namun korban disarankan menjalani konsultasi ke psikiater. Secara fisik, korban hanya mengalami lecet pada kelopak mata kanan, pipi kanan, dan paha kiri.

"Dalam pengakuan korban, ia melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat ke Tukad Ngongkong karena merasa malu dengan teman - temannya di sekolah, yang mana korban sering dibully di sekolah terkait beredarnya vidio korban bersama pacarnya," pungkas Aiptu Ayu mengakhiri.

Catatan redaksi: 

Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami