Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Harga Sembako di Jembrana Jelang Nataru Turun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Umum Negara, Kabupaten Jembrana, terpantau relatif stabil pada Jumat (19/12/2025).
Beberapa komoditas sembako bahkan mengalami penurunan harga karena pasokan yang melimpah.
Pedagang sembako di Pasar Umum Negara, Muliada, menyebut harga bawang merah kini turun signifikan. “Bawang merah sekarang turun dari Rp48 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram karena stoknya banyak,” ujarnya.
Harga cabai kecil dan cabai besar juga tercatat turun. “Cabai kecil juga turun, stoknya melimpah,” tambahnya. Cabai besar kini dijual Rp35 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp45 ribu.
Namun, harga bawang putih justru naik akibat pasokan berkurang. “Kalau bawang putih naik dari Rp28 ribu jadi Rp35 ribu per kilogram karena stoknya sedikit,” jelas Ibu Muliada.
Sementara itu, beberapa komoditas masih bertahan stabil, seperti beras Rp15 ribu per kilogram dan minyak goreng Rp16 ribu per liter. Harga telur ayam berada di kisaran Rp2 ribu per butir.
Adapun harga daging ayam mengalami kenaikan tipis dari Rp37 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram. “Harga ayam naik sedikit karena stok mulai menipis menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata Muliada.
Meski beberapa harga berfluktuasi, ia memastikan pasokan sembako di Pasar Umum Negara tetap aman. “Untuk sementara stok masih aman dan pembeli juga masih normal, mudah-mudahan sampai Natal dan Tahun Baru tidak ada lonjakan harga yang tinggi,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3277 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 764 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 701 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman