Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Telkom Spin-Off Bisnis Fiber, Perkuat Konektivitas Nasional
bbn/dok Telkom/Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (kelima dari Kiri) beserta jajaran Direksi Telkom saat acara penandatanganan akta pemisahan (deed of spin-off) InfraNexia di Jakarta, pada Kamis (18/12).
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) resmi menandatangani akta pemisahan (deed of spin-off) sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari Telkom kepada InfraNexia.
Penandatanganan dilakukan sebagai tindak lanjut persetujuan pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar secara daring, beberapa waktu lalu. Aksi korporasi ini ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama InfraNexia I Ketut Budi Utama, disaksikan jajaran direksi dan komisaris di Jakarta pada Kamis (18/12).
Langkah strategis ini memperkuat pilar infrastruktur digital serta mengakselerasi implementasi strategi transformasi jangka menengah TLKM 30. Telkom menegaskan komitmen menghadirkan pemerataan ekosistem konektivitas digital di seluruh Indonesia.
InfraNexia diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan baru dengan optimalisasi nilai strategis aset jaringan fiber optik nasional, sekaligus meningkatkan kualitas layanan infrastruktur digital bagi masyarakat dan industri.
Pada fase spin-off pertama, InfraNexia akan mengelola lebih dari 50% aset infrastruktur jaringan fiber Telkom, mencakup segmen access, aggregation, backbone, serta infrastruktur pendukung. Nilai transaksi aset diperkirakan mencapai Rp35,8 triliun.
Fase spin-off kedua ditargetkan rampung pada tahun 2026 secara transparan, berhati-hati, dan patuh regulasi. Setelah transaksi, kepemilikan saham efektif Telkom di InfraNexia meningkat menjadi 99,9999997%, memperkuat posisinya sebagai pemegang saham pengendali. Meski demikian, InfraNexia berkomitmen tetap netral dalam menyediakan layanan wholesale fiber connectivity bagi pelanggan internal maupun eksternal TelkomGroup.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan langkah ini merupakan bagian strategi transformasi TLKM 30 dalam optimalisasi aset strategis untuk percepatan penciptaan nilai.
“Pemisahan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia merupakan langkah strategis untuk meningkatkan fokus bisnis, efisiensi operasional, dan nilai tambah dari aset infrastruktur fiber TelkomGroup," ujar Dian sesaat setelah pelaksanaan penandatanganan akta pemisahan.
Dian menambahkan, strategi spin-off selaras dengan praktik terbaik operator global seperti Telstra, Telecom Italia, Telefonica, O2, dan CETIN. Langkah tersebut terbukti meningkatkan efisiensi, valuasi, dan potensi kemitraan strategis melalui pembentukan entitas pengelola infrastruktur secara terpisah.
Sejalan dengan transformasi BUMN, strategi Telkom juga mendukung arah agenda nasional untuk pemerataan akses digital dan peningkatan penetrasi fixed broadband sebagai pendorong ekonomi digital Indonesia.
Direktur Utama InfraNexia I Ketut Budi Utama menjelaskan bahwa InfraNexia berfokus menyediakan layanan fiber connectivity bagi segmen wholesale, dengan model operasi transparan dan terbuka bagi industri.
“Kehadiran InfraNexia sebagai entitas yang mengonsolidasikan infrastruktur fiber akan mendorong terciptanya ekosistem telekomunikasi yang lebih sehat, efisien, dan kompetitif,” ujar Ketut.
Telkom optimistis spin-off ini menjadi fondasi memperkuat posisi InfraNexia sebagai perusahaan wholesale fiber connectivity terdepan di Indonesia, sekaligus mengukuhkan TelkomGroup sebagai market leader dan enabler ekosistem digital nasional berdaya saing global.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5843 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan