Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Telkom Spin-Off Bisnis Fiber, Perkuat Konektivitas Nasional

Jumat, 19 Desember 2025, 20:40 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Telkom/Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (kelima dari Kiri) beserta jajaran Direksi Telkom saat acara penandatanganan akta pemisahan (deed of spin-off) InfraNexia di Jakarta, pada Kamis (18/12).

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) resmi menandatangani akta pemisahan (deed of spin-off) sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari Telkom kepada InfraNexia.

Penandatanganan dilakukan sebagai tindak lanjut persetujuan pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar secara daring, beberapa waktu lalu. Aksi korporasi ini ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama InfraNexia I Ketut Budi Utama, disaksikan jajaran direksi dan komisaris di Jakarta pada Kamis (18/12).

Langkah strategis ini memperkuat pilar infrastruktur digital serta mengakselerasi implementasi strategi transformasi jangka menengah TLKM 30. Telkom menegaskan komitmen menghadirkan pemerataan ekosistem konektivitas digital di seluruh Indonesia.

InfraNexia diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan baru dengan optimalisasi nilai strategis aset jaringan fiber optik nasional, sekaligus meningkatkan kualitas layanan infrastruktur digital bagi masyarakat dan industri.

Pada fase spin-off pertama, InfraNexia akan mengelola lebih dari 50% aset infrastruktur jaringan fiber Telkom, mencakup segmen access, aggregation, backbone, serta infrastruktur pendukung. Nilai transaksi aset diperkirakan mencapai Rp35,8 triliun.

Fase spin-off kedua ditargetkan rampung pada tahun 2026 secara transparan, berhati-hati, dan patuh regulasi. Setelah transaksi, kepemilikan saham efektif Telkom di InfraNexia meningkat menjadi 99,9999997%, memperkuat posisinya sebagai pemegang saham pengendali. Meski demikian, InfraNexia berkomitmen tetap netral dalam menyediakan layanan wholesale fiber connectivity bagi pelanggan internal maupun eksternal TelkomGroup.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan langkah ini merupakan bagian strategi transformasi TLKM 30 dalam optimalisasi aset strategis untuk percepatan penciptaan nilai.

“Pemisahan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia merupakan langkah strategis untuk meningkatkan fokus bisnis, efisiensi operasional, dan nilai tambah dari aset infrastruktur fiber TelkomGroup," ujar Dian sesaat setelah pelaksanaan penandatanganan akta pemisahan.

Dian menambahkan, strategi spin-off selaras dengan praktik terbaik operator global seperti Telstra, Telecom Italia, Telefonica, O2, dan CETIN. Langkah tersebut terbukti meningkatkan efisiensi, valuasi, dan potensi kemitraan strategis melalui pembentukan entitas pengelola infrastruktur secara terpisah.

Sejalan dengan transformasi BUMN, strategi Telkom juga mendukung arah agenda nasional untuk pemerataan akses digital dan peningkatan penetrasi fixed broadband sebagai pendorong ekonomi digital Indonesia.

Direktur Utama InfraNexia I Ketut Budi Utama menjelaskan bahwa InfraNexia berfokus menyediakan layanan fiber connectivity bagi segmen wholesale, dengan model operasi transparan dan terbuka bagi industri.

“Kehadiran InfraNexia sebagai entitas yang mengonsolidasikan infrastruktur fiber akan mendorong terciptanya ekosistem telekomunikasi yang lebih sehat, efisien, dan kompetitif,” ujar Ketut.

Telkom optimistis spin-off ini menjadi fondasi memperkuat posisi InfraNexia sebagai perusahaan wholesale fiber connectivity terdepan di Indonesia, sekaligus mengukuhkan TelkomGroup sebagai market leader dan enabler ekosistem digital nasional berdaya saing global.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami