Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Bocah 5 Tahun di Karangasem Meninggal Tergantung di Ayunan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Desa Pebukit, Kabupaten Karangasem, Bali, diguncang peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial RN.
Anak berusia 5 tahun itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah ayunan pada Jumat (26/12/2025) siang.
Peristiwa memilukan tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya sendiri, yang sebelumnya diminta sang ibu untuk mencari RN karena hendak diajak pulang ke wilayah Rendang.
Baca juga:
Serati Banten di Sukawati Tewas Gantung Diri
Sebelum kejadian, korban sempat meminta izin kepada ibunya untuk bermain ayunan di rumah tetangga. Kakak korban yang mencari RN sempat memanggil dari jarak dekat, namun tidak mendapat respons.
Merasa curiga, sang kakak kemudian mendekati lokasi ayunan. Ia pun terkejut saat mendapati adiknya sudah dalam kondisi tergantung. Dalam keadaan panik dan menangis, kakak korban segera menurunkan RN lalu memanggil ibunya.
Korban selanjutnya dibawa oleh sang ibu ke RSUD Karangasem dengan bantuan warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, RN dinyatakan telah meninggal dunia.
"Ya benar, korban dinyatakan meninggal dunia, dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh koban," jelas Kapolsek Karangasem, Kompol I Nengah Merta Kariana saat dikonfirmasi.
Hasil penyelidikan awal pihak kepolisian mengungkapkan, pemilik rumah tempat ayunan tersebut mengaku telah lama mencopot dudukan ayunan karena sering menimbulkan keributan saat dimainkan anak-anak. Pada rangka besi ayunan itu hanya tersisa tali yang masih terikat.
Saat kejadian, diduga tidak ada seorang pun yang mengetahui korban hendak bermain ayunan, sehingga kecelakaan tersebut tidak terpantau. Meski tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang