Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bupati Sedana Arta: Syukur-syukur Tidak Banyak Sampah Dibawa ke Bangli

Senin, 29 Desember 2025, 19:43 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Humas Pemprov Bali/Bupati Sedana Arta: Syukur-syukur Tidak Banyak Sampah Dibawa ke Bangli.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Rencana pemanfaatan TPA di Kabupaten Bangli sebagai lokasi penampungan sementara sampah selama masa transisi penutupan TPA Suwung mendapat perhatian khusus dari Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. 

Ia berharap volume sampah yang masuk ke Bangli dapat diminimalkan melalui optimalisasi pengelolaan di daerah asal.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Senin (29/12/2025). Dalam pertemuan itu, Wali Kota Denpasar dan Bupati Badung memaparkan langkah-langkah konkret penanganan sampah di hulu.

Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat pengelolaan sampah dengan menambah fasilitas teba vertikal, tabung komposter, serta bank sampah. Di wilayah tengah, pembangunan TPS3R di tingkat desa terus didorong, sementara pengolahan di hilir dilakukan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengungkapkan, dari berbagai upaya tersebut, masih terdapat sekitar 57 persen sampah di Kota Denpasar yang membutuhkan penanganan lanjutan. Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyoroti mulai meningkatnya kesadaran masyarakat Badung dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.

Menanggapi rencana pemanfaatan TPA di Bangli sebagai tempat pembuangan sementara, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyatakan pihaknya masih perlu mencermati lebih lanjut kebijakan tersebut, mengingat baru menerima pemaparan dari Menteri Lingkungan Hidup.

Meski demikian, Sedana Arta menyambut positif upaya Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang terus mengoptimalkan penanganan sampah menjelang penutupan TPA Suwung.

“Bali sebagai daerah berbasis pariwisata memerlukan solusi alternatif jangka pendek. Syukur-syukur tidak banyak sampah yang harus dibawa ke Bangli,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangli akan melakukan sosialisasi kepada berbagai komponen masyarakat untuk mengantisipasi potensi persoalan yang mungkin muncul seiring rencana pemanfaatan TPA di wilayahnya sebagai lokasi penampungan sementara.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami