Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pria asal NTT Ditikam Tombak di Kos Jalan Akasia Denpasar

Kamis, 1 Januari 2026, 16:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pria asal NTT Ditikam Tombak di Kos Jalan Akasia Denpasar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Suasana pergantian malam tahun baru di kawasan Jalan Akasia XVI B Nomor 120 C, Banjar Buaji Anyar, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, mendadak berubah mencekam. Seorang pria dilaporkan menjadi korban penusukan menggunakan tombak pada Rabu (31/12) malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Korban diketahui bernama Kristianus Bayu AP Soares atau akrab disapa Abay. Pria asal Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mengalami luka serius di bagian telapak dan pergelangan tangan kanan, serta luka tusuk di bagian bawah perut. Korban kemudian dilarikan ke RSAD Udayana, Jalan PB Sudirman, Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat, untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban datang ke lokasi kos untuk menemui temannya bernama Dino. Setibanya di lokasi, korban duduk di teras kos karena temannya sedang mandi. Tak lama berselang, sejumlah anak-anak terlihat bermain kembang api atau petasan di jalan depan kos tersebut.

Merasa terganggu dengan suara petasan, korban menegur anak-anak tersebut agar berhenti. Setelah itu, korban kembali duduk di teras kos. Namun, situasi justru memanas ketika seorang pria berinisial GK yang diduga merupakan ayah dari salah satu anak yang ditegur, datang bersama beberapa warga lainnya dengan membawa tombak.

Tanpa banyak bicara, kelompok tersebut mendatangi korban dan langsung melakukan penyerangan menggunakan tombak hingga korban mengalami luka-luka. Kejadian itu membuat warga sekitar panik dan berusaha melerai.

"Awalnya, saat saya mandi, korban masih menyahut ketika saya tanya dari dalam kamar mandi. Namun, tidak berselang lama, saat saya panggil kembali, dia sudah tidak menjawab. Saya kemudian bergegas mengganti pakaian dan keluar kamar. Ketika saya keluar, korban sudah tidak berada di depan kos, sementara warga sudah ramai di jalan depan kos. Tidak lama kemudian, saya melihat korban mendatangi saya dengan luka tusuk di telapak tangan dan bagian bawah perut. Ia bilang habis dikeroyok lalu minta dibawa ke rumah sakit," ujar Frelydino Nyongkianus Leki, Maktaen, Kamis (1/1) siang.

Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi dengan cepat melerai kedua belah pihak sehingga situasi tidak semakin memburuk. Korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut.

"Kedua belah pihak damai, karena ketersinggungan anak pelaku ditegur main perang kembang api yang memicu emosi," terang Kompol Tomiyasa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami