Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
BBMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Bali hingga 6 Januari
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan kewaspadaan potensi banjir rob atau banjir pesisir di sejumlah wilayah Bali. Ancaman ini diperkirakan terjadi hingga Selasa, 6 Januari 2026.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya pasang air laut yang berpotensi berdampak pada aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
“Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut,” kata Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho, di Denpasar seperti dilansir Antara, Jumat, 2 Januari 2026.
Menurut Cahyo, potensi banjir rob dipengaruhi oleh fenomena fase perigee, yakni posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi yang terjadi pada 2–3 Januari 2026. Kondisi ini dapat memicu peningkatan ketinggian muka air laut hingga mencapai pasang maksimum.
Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat tujuh wilayah pesisir di Bali yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Empat di antaranya berada di pesisir selatan, meliputi Kabupaten Tabanan, Klungkung, Karangasem, dan Jembrana. Sementara tiga wilayah lainnya adalah Kabupaten Badung, Gianyar, serta Kota Denpasar. BBMKG belum merinci besaran ketinggian air laut maksimum di masing-masing wilayah tersebut.
“Potensi banjir pesisir itu berbeda waktu hari dan jam di tiap wilayah,” ujar Cahyo.
BBMKG mencatat sejumlah aktivitas masyarakat yang berisiko terdampak, seperti kegiatan bongkar muat di pelabuhan, permukiman di kawasan pesisir, hingga usaha tambak garam dan perikanan darat.
Selain potensi rob, BBMKG Denpasar juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 2–3 Januari 2026. Sebagian besar wilayah Bali diprakirakan berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.
Di sektor kelautan, gelombang laut juga diperkirakan meningkat. Ketinggian gelombang berpotensi mencapai dua meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, serta perairan selatan Bali. (sumber: metrotvnews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun