Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Bupati Adi Arnawa Memantau Normalisasi Tukad Pungut
BERITABALI.COM, BADUNG.
Mengawali tahun 2026, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan banjir yang menjadi salah satu skala prioritas utama Pemerintah Kabupaten Badung.
Pemantauan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik rawan banjir guna memastikan langkah penanganan berjalan optimal dan tepat sasaran. Salah satunya di aliran Tukad Pungut, wilayah Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (3/1).
Normalisasi sungai ini merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir sekaligus peningkatan kapasitas aliran air agar mampu mengurangi risiko luapan saat intensitas hujan tinggi. Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan penanganan banjir tidak hanya bersifat reaktif, namun harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Karena itu, percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir terus didorong, termasuk normalisasi sungai dan saluran air di kawasan rawan genangan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya saat musim hujan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim di lapangan yang telah bekerja siang dan malam dengan penuh dedikasi dalam penanganan banjir.
“Kami Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah dan melakukan pemantauan rutin guna memastikan upaya pengendalian banjir berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3294 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 769 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 706 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman