Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mantan CEO Bali Subway dan Bos Garuda Ari Askhara Jabat Dirut Humpuss Maritim

Kamis, 15 Januari 2026, 22:13 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Beritabali.com/Mantan CEO Bali Subway dan Bos Garuda Ari Askhara Jabat Dirut Humpuss Maritim.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, I Gusti Ngurah Ari Askhara, kembali menempati posisi strategis di sektor transportasi nasional. 

Setelah sebelumnya mundur dari jabatan Chief Executive Officer (CEO) PT Sarana Bali Dwipa Jaya atau proyek Bali Subway pada April 2025, kini Ari Askhara dipercaya sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI).

Pengangkatan Ari Askhara sebagai pucuk pimpinan perusahaan pelayaran energi tersebut diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (14/1). Dalam keputusan itu, Ari menggantikan Tirta Hidayat yang sebelumnya menjabat Direktur Utama HUMI.

Humpuss Maritim Internasional Tbk dikenal sebagai salah satu perusahaan nasional yang bergerak di bidang jasa transportasi energi dan infrastruktur maritim. Penunjukan Ari Askhara diharapkan mampu memperkuat arah bisnis perusahaan di tengah dinamika industri maritim dan logistik energi.

"Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup, pengembangan armada, dan diversifikasi usaha yang berkelanjutan, berbasis pada integrated maritime & energy logistics nasional, bukan hanya sekedar ship owner," kata Ari Ashkara dalam keterbukaan informasi.

Ia juga menekankan pentingnya penataan ulang strategi efisiensi perusahaan, mulai dari biaya operasional hingga pengelolaan pendanaan, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan mutu layanan kepada pelanggan.

Selain menetapkan Ari Askhara sebagai Direktur Utama, RUPSLB juga memutuskan perubahan di jajaran direksi lainnya. Indra Yurana Sugiarto diangkat sebagai direktur, menggantikan Dedi Hudayana.

Sementara di jajaran dewan komisaris, Mahdan dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, menggantikan AR Sofyan. Adapun Dedi Hudayana ditunjuk sebagai komisaris, menggantikan Daryono.

Manajemen HUMI menyampaikan bahwa perombakan jajaran direksi dan komisaris ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), sekaligus mempersiapkan perusahaan menghadapi tantangan dan peluang di industri maritim yang terus berkembang. (dari berbagai sumber)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami