Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pantai Candidasa Kini Bersolek Lawan Abrasi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pantai Candidasa kini bersolek. Di pesisir Desa Bugbug, proyek penataan pantai mulai berjalan untuk menjawab abrasi yang selama puluhan tahun perlahan menggerus daratan dan mengancam kawasan wisata andalan Kabupaten Karangasem.
Abrasi di Candidasa bukan persoalan baru. Tim Ahli Bupati Karangasem Bidang Pariwisata, I Wayan Tama, menyebut ancaman ini sudah lama disuarakan karena berdampak langsung pada citra pariwisata daerah.
“Candidasa ini pintu masuk pariwisata Karangasem. Kalau pesisirnya rusak, maka citra pariwisata ikut tergerus,” ujarnya.
Penataan Pantai Candidasa dikerjakan oleh PT Hutama Karya dengan cakupan penguatan garis pantai, penataan kawasan, hingga pembangunan jalur pedestrian, drainase, dan jalan lingkar. Proyek ini diharapkan mampu melindungi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.
Nilai investasi pada tahap awal penataan pantai ini mencapai ratusan miliar rupiah. Humas PT Hutama Karya, Ngatno, menegaskan seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan kehidupan masyarakat pesisir, khususnya nelayan setempat.
“Kami memastikan aktivitas nelayan tetap berjalan. Pembangunan tidak boleh mematikan mata pencaharian masyarakat,” katanya.
Bagi pelaku pariwisata, proyek penataan ini memunculkan optimisme baru. Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, menilai penataan Pantai Candidasa menjadi momentum kebangkitan kawasan wisata yang sempat tertekan akibat abrasi dan penurunan kunjungan.
“Kalau pantainya tertata dan aman, wisatawan akan kembali. Dampaknya langsung ke hotel, restoran, dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Harapan serupa datang dari warga lokal. Tokoh masyarakat Banjar Samuh, Desa Bugbug, I Nengah Supartha, berharap penataan pantai benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
“Kami ingin pantai ini bukan hanya indah dilihat, tapi juga aman untuk melaut dan memberi penghidupan yang lebih baik,” katanya.
Pantai Candidasa bersolek pun tak sekadar soal beton dan batu pemecah ombak. Proyek ini menjadi denyut baru untuk menghidupkan kembali pariwisata, sekaligus memastikan masyarakat pesisir tetap menjadi bagian penting dari masa depan Candidasa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1696 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang