Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pantai Candidasa Kini Bersolek Lawan Abrasi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pantai Candidasa kini bersolek. Di pesisir Desa Bugbug, proyek penataan pantai mulai berjalan untuk menjawab abrasi yang selama puluhan tahun perlahan menggerus daratan dan mengancam kawasan wisata andalan Kabupaten Karangasem.
Abrasi di Candidasa bukan persoalan baru. Tim Ahli Bupati Karangasem Bidang Pariwisata, I Wayan Tama, menyebut ancaman ini sudah lama disuarakan karena berdampak langsung pada citra pariwisata daerah.
“Candidasa ini pintu masuk pariwisata Karangasem. Kalau pesisirnya rusak, maka citra pariwisata ikut tergerus,” ujarnya.
Penataan Pantai Candidasa dikerjakan oleh PT Hutama Karya dengan cakupan penguatan garis pantai, penataan kawasan, hingga pembangunan jalur pedestrian, drainase, dan jalan lingkar. Proyek ini diharapkan mampu melindungi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.
Nilai investasi pada tahap awal penataan pantai ini mencapai ratusan miliar rupiah. Humas PT Hutama Karya, Ngatno, menegaskan seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan kehidupan masyarakat pesisir, khususnya nelayan setempat.
“Kami memastikan aktivitas nelayan tetap berjalan. Pembangunan tidak boleh mematikan mata pencaharian masyarakat,” katanya.
Bagi pelaku pariwisata, proyek penataan ini memunculkan optimisme baru. Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, menilai penataan Pantai Candidasa menjadi momentum kebangkitan kawasan wisata yang sempat tertekan akibat abrasi dan penurunan kunjungan.
“Kalau pantainya tertata dan aman, wisatawan akan kembali. Dampaknya langsung ke hotel, restoran, dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Harapan serupa datang dari warga lokal. Tokoh masyarakat Banjar Samuh, Desa Bugbug, I Nengah Supartha, berharap penataan pantai benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
“Kami ingin pantai ini bukan hanya indah dilihat, tapi juga aman untuk melaut dan memberi penghidupan yang lebih baik,” katanya.
Pantai Candidasa bersolek pun tak sekadar soal beton dan batu pemecah ombak. Proyek ini menjadi denyut baru untuk menghidupkan kembali pariwisata, sekaligus memastikan masyarakat pesisir tetap menjadi bagian penting dari masa depan Candidasa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5851 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan