Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pendaki Terpeleset Alami Patah Tulang Kaki di Gunung Abang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang pendaki mengalami cedera saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Kintamani, pada Minggu (25/1/2026).
Korban diketahui terpeleset saat turun gunung akibat jalur licin hingga mengalami patah tulang pada kaki dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Korban bersama dua orang rekannya memulai pendakian sekitar pukul 05.00 WITA. Namun, saat perjalanan turun, Paula Shinta Kadek Peter Tamboto (42) terpeleset dan mengalami cedera serius pada kaki kanannya.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan permintaan bantuan evakuasi dari seorang pemandu lokal, Nengah Darwis, pada pukul 10.40 WITA. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa posisi korban berada di sekitar jalur sebelum Pos 2 Pura Andong.
Menindaklanjuti laporan itu, delapan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera diberangkatkan menuju Gunung Abang. Setibanya di lokasi, tim SAR langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait lainnya.
SRU pertama yang terdiri dari dua orang pemandu lokal bergerak lebih awal menuju posisi korban. Selanjutnya, pada pukul 13.00 WITA, tim SAR gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Babinsa Desa Abang, serta Polsek Kintamani menyusul dengan kekuatan 12 personel. Satu jam kemudian, lima personel dari Ditsamapta Polda Bali turut bergabung dalam proses pencarian.
"Setelah dua jam lima belas menit pencarian, akhirnya korban dapat kami temukan pada ketinggian 1971 Mdpl," terang I Putu Handika Bhayangkara, selaku koordinator lapangan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.
Sekitar pukul 15.10 WITA, tim SAR berhasil menemukan korban dalam kondisi stabil, namun mengalami patah tulang pada alat gerak bawah atau kaki kanan. Korban kemudian diberikan pertolongan pertama dengan membidai kaki yang patah agar tidak banyak bergerak saat proses evakuasi.
Saat proses penurunan korban menggunakan tandu, kondisi cuaca di lokasi mulai turun hujan dan disertai kabut dengan jarak pandang sekitar 8 hingga 10 meter. Evakuasi berlangsung hingga petang.
"Korban dibawa ke Rumah Sakit BROSS Denpasar menggunakan ambulance Klinik Nawadara Karangasem," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan