Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Bali Jadi Hub Kerja Sama Regional Nusra
BERITABALI.COM, NTB.
Provinsi Bali kembali menegaskan posisinya sebagai motor penggerak kerja sama kawasan Indonesia Timur melalui penguatan Kerja Sama Regional Bali–Nusa Tenggara Barat–Nusa Tenggara Timur (KR BNN).
Komitmen tersebut mengemuka dalam Pertemuan Ketiga KR BNN yang digelar di kawasan ITDC The Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (28/1/2026).
Kerja sama regional ini berawal dari kesepakatan para gubernur yang dicapai di Bali pada 3 November 2025, kemudian diperkuat dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Mandalika, Lombok, NTB, pada 25 November 2025. Memasuki pertemuan ketiga, Bali bersama NTB dan NTT memasuki fase konsolidasi dan penguatan implementasi lintas sektor yang lebih konkret.
Bagi Bali, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan kawasan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sebagai daerah dengan keunggulan di sektor pariwisata dan jasa, Bali diposisikan sebagai simpul utama yang menghubungkan potensi ekonomi, pariwisata, dan perdagangan antarprovinsi di kawasan Bali–Nusra.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa kerja sama regional ini telah bergerak dari tahap komitmen politik menuju implementasi nyata yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam penguatan konektivitas kawasan.
“Kerja sama ini bukan lagi wacana. Kita sudah melihat dampak nyata, salah satunya dari penguatan konektivitas. Jumlah rute penerbangan dari dan menuju NTB meningkat dari 18 menjadi 27 rute. Ini menunjukkan bahwa integrasi kawasan Bali–NTB–NTT sudah berjalan dan terus berkembang,” ujar Miq Iqbal dapaan akrab Gubernur NTB ini.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perangkat Daerah dari Bali, NTB, dan NTT menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama teknis sebagai turunan MoU yang mencakup lima bidang strategis, mulai dari optimalisasi pariwisata dan ekonomi kreatif terintegrasi hingga integrasi perencanaan pembangunan regional.
Bali mendapat peran penting dalam pengembangan pariwisata terintegrasi kawasan, termasuk penguatan rantai ekspor produk unggulan regional. Sinergi ini diharapkan memperluas manfaat pariwisata Bali agar berdampak langsung pada daerah penyangga di NTB dan NTT, sekaligus memperkuat daya saing kawasan secara kolektif.
Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan bahwa Bali siap mengambil peran sebagai pusat penghubung pariwisata dan ekspor regional. Menurutnya, pembangunan kawasan Bali–NTB–NTT harus dilakukan secara terpadu agar setiap daerah dapat saling melengkapi keunggulan masing-masing.
Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan kesiapan NTT menjadi pusat koordinasi kerja sama melalui pembentukan Sekretariat Bersama KR BNN sebagai rumah bersama kolaborasi lintas provinsi.
Selain kerja sama ekonomi dan pariwisata, pertemuan tersebut juga menghasilkan penandatanganan surat pernyataan kesiapan Bali dan NTB sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk komitmen penyelenggaraan PON berbasis kolaborasi regional.
Kegiatan ini dihadiri para pejabat perangkat daerah, bupati dan wali kota, serta pimpinan DPRD dari Bali, NTB, dan NTT, menandai dukungan politik dan kelembagaan terhadap penguatan kerja sama regional Bali–Nusra sebagai satu kesatuan kawasan pembangunan. (sumber: ntbprov.go.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3734 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1675 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang