Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kriminalitas Marak di Kuta Utara, Polda Bali Siapkan Operasi Jelang Idulfitri

Jumat, 30 Januari 2026, 21:08 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Kriminalitas Marak di Kuta Utara, Polda Bali Siapkan Operasi Jelang Idulfitri.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Memasuki awal tahun 2026, sejumlah tindak kejahatan seperti jambret, pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas) dilaporkan kian marak terjadi di wilayah Kuta Utara, Kabupaten Badung. 

Menyikapi kondisi tersebut, Polda Bali bersama jajaran berencana menggelar operasi kepolisian menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menyampaikan, meningkatnya kasus kriminalitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan dan musim liburan.

Ia menjelaskan, Polda Bali secara berkelanjutan melakukan evaluasi terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain patroli rutin, penegakan hukum juga terus dilakukan terhadap para pelaku kejahatan.

"Patroli yang kami lakukan saat ini selain turun langsung ke lapangan juga patroli siber. Informasi dari dunia maya yang ditemukan tim patroli siber diteruskan kepada tim di lapangan untuk melakukan pencegahan atau penegakan hukum,” tuturnya.

Perwira melati tiga di pundak ini menegaskan, dalam waktu dekat Polda Bali dan jajaran akan menggelar operasi kepolisian khusus menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Operasi khusus itu nanti kita gelar untuk menekan gangguan Kamtibmas jelang Idul Fitri dan juga hari raya Nyepi,” tegasnya.

Kombes Pol Ariasandy menambahkan, berbagai langkah telah ditempuh Polda Bali untuk menekan angka kriminalitas di wilayah Bali. Selain patroli, aparat kepolisian juga aktif menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Petugas kepolisian juga terlibat dalam pendataan penduduk pendatang melalui koordinasi dengan aparat desa dan kelurahan. Pendataan tersebut tidak hanya menyasar warga lokal, tetapi juga warga negara asing yang masuk ke Bali melalui Aplikasi Cakrawasi.

“Petugas kami di lapangan bergabung dengan aparat desa dan kelurahan untuk melakukan pendataan penduduk pendatang. Kegiatan ini sifatnya koordinasi, sebab itu bukan tugas pokok Polisi. Bahkan tak hanya penduduk lokal, warga negara asing yang masuk Bali kini didata Polda Bali dan jajaran melalui Aplikasi Cakrawasi,” tuturnya.

Ia menekankan, menjaga keamanan bukan semata tugas kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Di Bali, peran pecalang, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas warga dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.

"Kalau sama-sama menjaga wilayah dan menjadi polisi untuk diri sendiri maka dijamin kriminalitas itu bisa ditanggulangi,” terangnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami