Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Sampah Kuta Disorot Presiden, DPRD Badung Dorong Sinergi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sorotan Presiden Prabowo Subianto terhadap tumpukan sampah di kawasan wisata, khususnya Pantai Kuta, Kabupaten Badung, mendapat apresiasi dari tokoh Kuta sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana.
Menurutnya, perhatian Presiden menunjukkan kepedulian pemerintah pusat terhadap keberlanjutan kawasan wisata unggulan Bali.
Graha Wicaksana menilai, meski sorotan tersebut positif, penanganan sampah di Pantai Kuta memerlukan sinergi dari berbagai pihak agar dapat diselesaikan secara menyeluruh. Ia menyebut persoalan sampah di kawasan tersebut merupakan masalah lama yang terus berulang, terutama saat musim angin barat.
“Masalah sampah di Pantai Kuta ini masalah lama dan selalu berulang, terutama saat musim angin barat. Masalah ini sangat kompleks sehingga butuh sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, kalangan pariwisata, masyarakat, maupun perguruan tinggi,” katanya, Rabu (4/2/2026) di Kuta, Badung.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung telah melakukan berbagai upaya rutin untuk menangani sampah di Pantai Kuta. Namun, faktor alam dan posisi geografis Pantai Kuta sebagai wilayah hilir membuat sampah kiriman terus berdatangan.
Kondisi tersebut umumnya terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun berikutnya. Sampah kiriman yang menumpuk di Pantai Kuta sebagian besar berupa kayu, ranting-ranting pohon, serta sampah plastik.
“Pantai Kuta di posisi hilir sehingga perlu ada sinergi dengan pihak terkait untuk turut mengurangi sampah di hulu," ucapnya.
Graha Wicaksana sepakat diperlukan langkah yang lebih strategis dalam menangani sampah musiman di Pantai Kuta, termasuk pemanfaatan teknologi penanganan sampah yang lebih efektif. Ia mendorong Pemkab Badung untuk menggandeng perguruan tinggi guna mencari solusi inovatif dalam mengatasi sampah kiriman.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun budaya masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, upaya membangun kesadaran tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan karena membutuhkan waktu panjang.
“Jadi, selain langkah jangka pendek untuk penanganan segera sampah di Pantai Kuta, juga perlu dibarengi langkah jangka panjang untuk membangun kultur masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai dan sejenisnya,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi kesigapan TNI/Polri bersama masyarakat yang bersinergi membersihkan sampah di Pantai Kuta dalam beberapa hari terakhir.
“Ini sebenarnya sudah sering juga dilakukan tiap kali sampah kiriman datang. Hanya saja karena volumenya terlalu besar dan terus berdatangan, belum semua bisa ditangani,” tutup Graha Wicaksana.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Badung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli