Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Teguran Prabowo Soal Sampah Bali, De Gadjah: Jangan Berlindung di Balik Desa Adat

Minggu, 8 Februari 2026, 16:49 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Teguran Prabowo Soal Sampah Bali, De Gadjah: Jangan Berlindung di Balik Desa Adat.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya, merespons instruksi sekaligus kritik Presiden RI Prabowo Subianto terkait persoalan sampah di Bali dengan mengajak seluruh kader bersikap dewasa dan terbuka. 

Ia menilai, sorotan Presiden justru harus dimaknai sebagai perhatian serius terhadap Bali, termasuk keberlanjutan lingkungan di wilayah desa adat.

Pria yang akrab disapa De Gadjah ini menegaskan, kritik Presiden tidak boleh dipandang sebagai serangan, apalagi dijadikan alasan untuk bersikap defensif dengan membawa-bawa nama desa adat yang selama ini sudah bekerja keras.

"Jangan baru diberi teguran semua keluar berkoar-koar. Jangan takut dikritik. Beliau ini cinta banget dengan Bali, makanya pasti akan ada teguran-tegurannya," katanya belum lama ini.

Menurut De Gadjah, Bali merupakan salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, seluruh elemen, termasuk pemerintah, partai politik, masyarakat, dan desa adat, harus menjadikan kritik sebagai momentum untuk berbenah, bukan mencari pembenaran.

Ia menekankan bahwa peran desa adat memang sangat penting dalam menjaga lingkungan, terutama di wilayah pesisir. Namun, kemampuan desa adat memiliki keterbatasan jika tidak didukung secara menyeluruh oleh pemerintah dan elemen lainnya.

"Itu adalah tanda sayang Bapak Presiden kepada Bali. Bali merupakan salah satu perhatian khusus beliau. Kita harus terbuka terhadap kritik dan jangan 'ngeles' atau membawa-bawa alasan desa adat sudah bekerja keras dan sebagainya. Saya apresiasi dan akui desa adat memang sudah bekerja keras terutama yang di pesisir pantai, tapi kalau tidak disupport semua elemen, pemerintah dan lain lain, kemampuan mereka kan terbatas. Jangan antikritik dengan dalih apapun, ayo turun kita kerja dan bantu desa adat,"

De Gadjah juga mengungkapkan bahwa sebelum persoalan sampah Bali menjadi sorotan nasional, dirinya telah berkomunikasi dengan Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan sejumlah saran terkait penanganan lingkungan, termasuk pentingnya kolaborasi dengan desa adat sebagai garda terdepan di tingkat lokal.

"Sebelum masalah ini menjadi besar (sebelum Pak Presiden bicara), saya sudah bertemu dan mengobrol dengan Pak Gubernur. Saya sudah sampaikan saran-saran saya. Pak Gubernur menyambutnya dengan baik, meskipun memang ada beberapa pihak di sekelilingnya yang mungkin merasa agak sensitif, tapi itu biarkan saja," jelasnya.

Terkait pesan khusus Presiden Prabowo kepada kader Gerindra di Bali, De Gadjah menyebut pesan tersebut sangat relevan dengan semangat menjaga lingkungan berbasis komunitas dan desa adat.

"Ada pesan khusus, yaitu 'Jaga halaman rumahmu'," sebutnya.

Ia menjelaskan, pesan itu tidak hanya bermakna secara pribadi, tetapi juga menjadi ajakan kolektif untuk menjaga ruang publik, mulai dari pantai, sungai, selokan, hingga fasilitas umum lainnya melalui gotong royong.

Menanggapi persoalan sampah di Bali yang belakangan viral, De Gadjah menegaskan komitmen Partai Gerindra Bali untuk turun langsung bersama masyarakat dan desa adat dalam aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan.

"Kami sudah sampaikan bahwa kader akan turun bersama-sama untuk bersih-bersih. Kami juga berdiskusi dan memberikan saran kepada Pak Gubernur. Masalah sampah ini bukan mutlak kesalahan satu pihak, tapi ini adalah masalah Bali yang harus diselesaikan oleh semua elemen masyarakat, mulai dari tingkat sekolah, pengusaha, hingga pemerintah harus bersinergi," ungkapnya.

Ia juga mendorong Fraksi Gerindra di DPRD Bali agar memperkuat fungsi pengawasan dan kebijakan, guna mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan yang melibatkan desa adat sebagai mitra strategis pembangunan lingkungan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Gerindra Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami