Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 25 Juli 2026
KPU Badung Siapkan Pemilih 2029 Lewat Pemilos Serentak di Sekolah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung mendorong pelaksanaan Pemilihan OSIS (Pemilos) serentak sebagai sarana pendidikan politik dan pembelajaran demokrasi bagi generasi muda. Program ini diharapkan mampu membentuk pemilih pemula yang cerdas, kritis, serta siap berpartisipasi dalam Pemilu 2029.
Gagasan tersebut mengemuka dalam kegiatan Forum Diskusi Terpumpun (FDT) yang membahas konsep Pemilos serentak di lingkungan sekolah. Selain memberikan pengalaman teknis kepemiluan, program ini juga diarahkan untuk menggeser pola kampanye konvensional menuju media digital yang lebih ramah lingkungan.
Melalui konsep tersebut, peserta didik diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai demokrasi, mampu memilih secara objektif, serta terhindar dari praktik politik uang maupun sikap apatis atau golput.
Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, mengatakan forum tersebut bertujuan membangun cara pandang baru terhadap pelaksanaan pemilihan OSIS sebagai bagian dari pendidikan demokrasi.
"Kami menyadari bahwa dalam kepemiluan, persentase terbesar jumlah pemilih diisi oleh kaum muda yang jumlahnya melebihi 50%. Dinamika politik dan pemilihan nantinya akan sangat berpengaruh terhadap suara pemilih muda," ujar Yusa Arsana Putra, Jumat, (24/7/2026) di Badung.
Menurutnya, langkah tersebut sangat strategis mengingat kelompok milenial dan Generasi Z diperkirakan akan mencapai sekitar 64 persen dari total pemilih pada Pemilu 2029.
Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, menambahkan bahwa konsep Pemilos dirancang menyerupai mekanisme pemilu yang sesungguhnya agar para siswa memiliki pengalaman nyata dalam menggunakan hak pilihnya.
Baca juga:
KPU Badung Tetapkan 419 Ribu Pemilih Aktif
"Pemilu tidak hanya soal kehadiran di TPS, namun secara kualitas juga menyangkut seberapa mampu pemilih menghargai dan memahami pentingnya hak pilih tersebut. Oleh karena itu, kami di KPU ingin mengajarkan tata cara pemilihan secara teknis agar pemilih pemula nantinya siap secara kualitas dan kuantitas untuk menyukseskan Pemilihan Tahun 2029," katanya.
Melalui simulasi yang mendekati pelaksanaan pemilu, sekolah diharapkan menjadi laboratorium demokrasi yang mampu melahirkan pemilih pemula yang berkualitas.
Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Badung, Agung Rio Swandisara, menekankan pentingnya membangun pola pikir kritis di kalangan pemilih muda. Ia mengutip pandangan filsuf Plato mengenai pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kualitas, bukan sekadar popularitas.
"Demokrasi akan runtuh apabila kita memilih pemimpin seperti memilih penyanyi favorit".Pemilihan OSIS serentak ini kami rancang untuk menghadirkan pendidikan pemilih dan mendekatkan proses demokrasi yang nyata di sekolah terlebih dahulu, agar nantinya melahirkan pemilih pemula yang siap menyalurkan hak pilihnya," paparnya.
Ia juga menilai penggunaan media sosial sebagai sarana kampanye dalam Pemilos dapat mengurangi penggunaan baliho berbahan plastik sehingga lebih ramah terhadap lingkungan.
Dalam forum tersebut, sejumlah perwakilan sekolah dan instansi terkait turut memberikan masukan mengenai penyelarasan jadwal pelaksanaan, kesiapan anggaran, serta penyediaan fasilitas dan dokumen kampanye yang inklusif bagi siswa penyandang disabilitas.
Peserta diskusi juga mengusulkan agar pelantikan pengurus OSIS dilakukan secara independen oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga untuk menjaga netralitas dari kepentingan politik praktis.
Sebagai tindak lanjut, forum menyepakati rencana audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali guna mematangkan konsep Pemilos serentak sebelum diputuskan dalam pertemuan selanjutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3829 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1494 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1473 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1424 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1328 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun