Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Musrenbang Kuta Selatan, Bupati Badung Fokus Infrastruktur dan Air Bersih
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Kuta Selatan Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Camat Kuta Selatan, Senin (9/2).
Forum strategis ini menjadi ruang konsolidasi arah pembangunan wilayah selatan Badung, dengan penekanan pada percepatan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan guna mendukung pariwisata berkualitas.
Mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Wilayah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan Musrenbang tidak boleh berhenti pada tataran seremonial, melainkan harus menghasilkan program nyata yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Tanpa infrastruktur jalan yang memadai, pariwisata Badung akan menghadapi tantangan serius. Pembangunan ini tidak hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan PAD,” tegasnya.
Menanggapi persoalan kemacetan di wilayah Kuta Selatan, Pemerintah Kabupaten Badung telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,5 triliun khusus untuk pembangunan infrastruktur. Salah satu proyek strategis yang disiapkan adalah pembangunan Underpass Simpang Udayana dengan estimasi anggaran Rp350 miliar yang saat ini memasuki tahap pembebasan lahan melalui kolaborasi lintas pemerintah.
Selain itu, melalui APBD Perubahan 2026, Pemkab Badung menyiapkan tambahan anggaran Rp127 miliar untuk pembebasan lahan jalan lingkar barat menuju Udayana. Rekayasa lalu lintas satu arah juga dirancang untuk mengurai titik-titik konflik kendaraan di kawasan tersebut.
Tidak hanya fokus pada konektivitas, Bupati Badung juga menaruh perhatian serius terhadap krisis air bersih di Kuta Selatan. Ia menargetkan distribusi air bersih mulai stabil pada Februari 2026 melalui penambahan pompa serta optimalisasi jaringan PDAM.
“Kami juga akan mendorong penggunaan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk kebutuhan industri dan pariwisata, sehingga air permukaan bisa diprioritaskan bagi kebutuhan masyarakat dengan tarif yang lebih terjangkau,” jelas Bupati.
Di sektor lingkungan, Pemkab Badung mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber melalui penguatan TPS3R dan pengembangan fasilitas Teba Modern. Upaya ini diproyeksikan mampu menekan volume sampah hingga 60 persen dari hulu, sekaligus menjadi tahapan menuju sistem Waste to Energy.
Sementara itu, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD Kecamatan Kuta Selatan Tahun 2026 menampung sebanyak 609 usulan pembangunan dari desa dan kelurahan. Usulan tersebut didominasi kebutuhan infrastruktur jalan, pengelolaan sampah, serta pemenuhan layanan dasar masyarakat.
“Sebagai wilayah dengan pertumbuhan tinggi, Kuta Selatan membutuhkan dukungan infrastruktur yang kuat untuk menjawab tantangan urbanisasi dan pariwisata,” lapor Ketut Gede Arta.
Musrenbang ini turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Badung daerah pemilihan Kuta Selatan, Kapolsek Kuta Selatan, pimpinan OPD terkait, lurah dan perbekel se-Kecamatan Kuta Selatan, bendesa adat, kaling, serta tokoh masyarakat setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun