Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Koster Tegaskan Peran WHDI Jaga Adat Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (9/2/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan organisasi perempuan Hindu dalam menjaga keajegan adat, tradisi, serta kearifan lokal Bali sebagai fondasi pembangunan daerah.
Ketua WHDI Provinsi Bali, Tjok Istri Sri Rasmawati Yudhara, melaporkan bahwa WHDI Bali telah menyelenggarakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) dan berhasil memilih ketua baru secara sah dan demokratis. Hasil musyawarah tersebut sekaligus disampaikan kepada Gubernur Bali sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi.
Dalam audiensi itu, WHDI Bali juga menyampaikan harapan agar Gubernur Bali Wayan Koster berkenan menjadi pelindung WHDI Provinsi Bali. Peran tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi dan kontribusi WHDI dalam mendukung pembangunan Bali yang berlandaskan adat, budaya, dan nilai-nilai Hindu.
Baca juga:
Koster Janji Beri Insentif Untuk Pecalang
Selain itu, Tjok Istri Sri Rasmawati Yudhara memaparkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun WHDI yang tahun ini difokuskan pada upaya pelestarian budaya Bali. Berbagai lomba digelar sebagai media edukasi dan regenerasi budaya, mulai dari wirama, kidung, dharma wacana, gebogan, hingga jejaitan (pejati).
Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sebagai wujud komitmen bersama dalam mengajegkan budaya Bali. WHDI Bali juga secara resmi mengundang Gubernur Bali untuk hadir dalam perayaan ulang tahun tersebut sebagai simbol dukungan moral dan sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan Hindu.
Menanggapi hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga kemurnian adat, tradisi, serta tata cara keagamaan Hindu Bali. Ia mengingatkan agar umat Hindu Bali menjalankan ajaran agama dengan baik dan benar sesuai kearifan lokal Bali, serta tidak mudah terpengaruh ajaran dari luar yang tidak sejalan dengan nilai budaya dan tradisi Bali.
“Peran WHDI sangat strategis dan kini semakin penting. Dalam keluarga dan masyarakat, terutama dalam menjaga, menanamkan, dan mewariskan nilai adat, tradisi, serta budaya Bali kepada generasi berikutnya,” tegas Gubernur Koster.
Gubernur Koster juga menilai WHDI memiliki peran vital dalam menjaga keajegan adat dan tradisi Bali karena kiprah organisasi ini bersentuhan langsung dengan pendidikan keluarga, kehidupan sosial, dan aktivitas keagamaan di tingkat akar rumput.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1511 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun