Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Stan PKB 2026 Gratis, Peserta Tetap Wajib Lolos Kurasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, memastikan seluruh stan Pameran IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 dapat digunakan secara gratis tanpa biaya sewa. Meski demikian, seluruh peserta yang terlibat tetap wajib melalui proses kurasi untuk menjamin kualitas produk yang dipamerkan kepada masyarakat.
Kebijakan tersebut disampaikan Putri Koster saat memimpin Rapat Teknis Pameran IKM Bali Bangkit dan Pameran Kuliner Tradisional Bali PKB XLVIII Tahun 2026 di Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (9/6).
Menurutnya, kebijakan stan gratis merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Bali kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam mempromosikan produk unggulan mereka.
“Untuk stan IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner pada PKB tahun ini kita gratiskan. Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat,” tegasnya.
Putri Koster menjelaskan, pada masa lalu stan pameran PKB sering dilelang dengan harga yang cukup tinggi sehingga tidak semua pelaku usaha kecil mampu berpartisipasi. Akibatnya, kesempatan mengikuti ajang promosi terbesar di Bali tersebut lebih banyak dinikmati kelompok tertentu.
Melalui kebijakan stan gratis ini, Pemerintah Provinsi Bali ingin menciptakan akses yang lebih adil bagi UMKM lokal agar dapat berkembang dan memperluas jaringan pemasaran.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan gratis bukan berarti peserta dapat mengikuti pameran tanpa seleksi. Seluruh pelaku usaha yang terlibat telah melalui proses kurasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan setiap produk yang dipamerkan memiliki kualitas baik, layak bersaing di pasar, serta mampu merepresentasikan kreativitas dan keunggulan produk lokal Bali.
Selain memberikan kemudahan kepada pelaku usaha, Putri Koster juga meminta agar harga produk yang dijual selama pelaksanaan PKB tetap wajar dan terjangkau bagi masyarakat.
Ia menegaskan tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun kepada para pedagang, baik pungutan keamanan, kebersihan maupun pungutan lainnya, sehingga pelaku usaha dapat berjualan dengan nyaman dan pengunjung memperoleh manfaat maksimal dari kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Putri Koster juga menyoroti pentingnya pelaksanaan PKB yang ramah lingkungan. Sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Provinsi Bali, ia mengajak seluruh peserta pameran dan pengunjung untuk disiplin melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber.
Menurutnya, setiap stan akan dilengkapi fasilitas tempat sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik guna mendukung program pengelolaan sampah berbasis sumber.
“Nanti akan disediakan dua tong sampah di setiap stan, masing-masing untuk sampah organik dan anorganik. Ibu minta diperhatikan agar jangan sampai bercampur,” ujarnya.
Lebih lanjut, Putri Koster juga mendorong para pelaku IKM dan UMKM untuk meninggalkan penggunaan kantong plastik sekali pakai dan beralih menggunakan tas kain maupun kemasan yang lebih ramah lingkungan.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mengurangi timbulan sampah plastik sekaligus membangun budaya hidup bersih yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Ia berharap PKB XLVIII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang promosi bagi produk-produk unggulan Bali, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal serta menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, penyelenggaraan PKB diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan budaya Bali secara berkelanjutan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli