Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Begal Tewaskan Pemotor di Kerobokan, Komunitas Motor Desak Tangkap Pelaku

Selasa, 10 Februari 2026, 18:20 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/CCTV/Begal Tewaskan Pemotor di Kerobokan, Komunitas Motor Desak Tangkap Pelaku.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Penyelidikan kasus begal di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, yang menewaskan pengendara sepeda motor perempuan asal Banten, Juhaeryah Velina (46), terkesan berjalan di tempat. Hingga kini, tiga terduga pelaku belum tertangkap dan masih bebas berkeliaran.

Kasus pembegalan tersebut terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 22.27 WITA. Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari keluarga korban dan komunitas motor Honda ADV Indonesia.

Kerabat korban melalui Pengurus Nasional Honda ADV Indonesia mendesak aparat kepolisian segera menangkap para pelaku. Desakan itu disampaikan Ketua Honda ADV Indonesia (HAI) Chapter Badung, Dessy Sagita.

"Kami dari Pengurus Nasional dan seluruh Keluarga Besar Honda ADV Indonesia, mengutuk dan menuntut tanggung jawab dari pelaku atas kejadian pembegalan yang berujung hilangnya nyawa, yang menimpa member kami dari Honda ADV Indonesia Chapter Badung," tegas Dessy dalam keterangan persnya, Minggu (8/2/2026).

Selain menuntut penangkapan pelaku, pihak keluarga juga meminta agar kasus tersebut segera dituntaskan demi mencegah jatuhnya korban lain.

"Kami berharap semoga pihak kepolisian segera dapat menuntaskan kasus ini dan menjadikan kejadian ini yang terakhir di Bali, sehingga keamanan dan kenyamanan pengendara motor (khususnya perempuan) di Bali yang merupakan salah satu destinasi wisata utama, tetap terjaga," tegas Dessy.

Dessy menjelaskan, sebelum kejadian korban baru saja pulang mengendarai sepeda motor usai mengikuti rapat dan Kopdar (Kopi Darat) bersama Klub Motor Honda ADV Chapter Badung di The Forum Gallery Cafe, Kerobokan Kelod, Kuta Utara.

Korban yang berasal dari Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten itu kemudian menuju rumahnya di kawasan Kuta. Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh sepeda motor para pelaku yang berusaha merampas tas miliknya.

Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, terjadi tarik-menarik tas antara korban dan pelaku. Akibat kehilangan keseimbangan, korban menabrak tiang listrik hingga tidak sadarkan diri. Sementara para pelaku langsung melarikan diri.

"Korban dilarikan ke rumah sakit Garba Med setelah mengalami luka serius di kepala dan menghembuskan napas terakhir di rumah sakit pada minggu, sekitar pukul 00.10 WIB, 08 Februari 2026," tutupnya.

Sementara itu, hingga kini aparat Polsek Kuta Utara belum berhasil meringkus para pelaku. Penyelidikan masih dilakukan oleh Polres Badung bersama Polsek Kuta Utara dengan memeriksa rekaman CCTV dan memintai keterangan saksi.

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, mengatakan pihaknya masih mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas pelaku dan kendaraan yang digunakan.

"Sampai saat ini kami baru mengumpulkan 14 rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian," jelas Kompol Agus Pasek.

Dari hasil penyelidikan sementara, ketiga pelaku diduga beraksi secara spontan dan menyasar korban secara acak.

"Kenapa kami menyebut para terduga pelaku ini spontanitas karena mereka beraksi menyasar siapa saja secara spontanitas asal ada kesempatan. Kami juga belum memastikan secara detail dari ketiga pelaku yang menarik tas korban itu pelaku yang mana," terangnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami