Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sekda Denpasar Ikuti Workshop Penguatan Fiskal Daerah di Kemenkeu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Keuangan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) di Aula Pusdiklat Pajak, Jakarta, Kamis (12/2).
Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas pimpinan pemerintah daerah dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan fiskal daerah yang sehat, berkualitas, serta berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BPPK Sudarto menyampaikan bahwa meskipun workshop serupa pernah digelar pada 2024, kegiatan ini kembali dilaksanakan sebagai pengingat pentingnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta evaluasi berkelanjutan terhadap perencanaan dan pelaksanaan kebijakan fiskal.
Sudarto menekankan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor kunci keberhasilan pengelolaan keuangan daerah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
"Melalui workshop ini diharapkan dapat mengubah cara daerah memandang dan mengalokasikan anggaran untuk menjadi pemicu efisiensi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya yang didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung agenda nasional, termasuk harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, perekonomian daerah menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional sehingga diperlukan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, dan berintegritas.
Materi workshop mencakup berbagai isu strategis, mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran, peran belanja daerah sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi, percepatan realisasi belanja dan manajemen kas daerah, hingga penggalian potensi pajak dan retribusi daerah.
Selain itu, dibahas pula optimalisasi pemanfaatan aset daerah, strategi pembiayaan dan investasi termasuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta penguatan integritas dan sistem pengendalian internal.
"Kegiatan ini juga sebagai pendukung program sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah sehingga bagi pemda yang mempunyai kapasitas dan kinerja pengelolaan keuangan meningkat, dapat diberikan insentif fiskal," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3760 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1699 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang