Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Sekda Denpasar Ikuti Workshop Penguatan Fiskal Daerah di Kemenkeu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Keuangan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) di Aula Pusdiklat Pajak, Jakarta, Kamis (12/2).
Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas pimpinan pemerintah daerah dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan fiskal daerah yang sehat, berkualitas, serta berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BPPK Sudarto menyampaikan bahwa meskipun workshop serupa pernah digelar pada 2024, kegiatan ini kembali dilaksanakan sebagai pengingat pentingnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta evaluasi berkelanjutan terhadap perencanaan dan pelaksanaan kebijakan fiskal.
Sudarto menekankan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor kunci keberhasilan pengelolaan keuangan daerah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
"Melalui workshop ini diharapkan dapat mengubah cara daerah memandang dan mengalokasikan anggaran untuk menjadi pemicu efisiensi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya yang didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung agenda nasional, termasuk harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, perekonomian daerah menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional sehingga diperlukan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, dan berintegritas.
Materi workshop mencakup berbagai isu strategis, mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran, peran belanja daerah sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi, percepatan realisasi belanja dan manajemen kas daerah, hingga penggalian potensi pajak dan retribusi daerah.
Selain itu, dibahas pula optimalisasi pemanfaatan aset daerah, strategi pembiayaan dan investasi termasuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta penguatan integritas dan sistem pengendalian internal.
"Kegiatan ini juga sebagai pendukung program sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah sehingga bagi pemda yang mempunyai kapasitas dan kinerja pengelolaan keuangan meningkat, dapat diberikan insentif fiskal," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan