Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sekda Denpasar Ikuti Workshop Penguatan Fiskal Daerah di Kemenkeu

Kamis, 12 Februari 2026, 21:19 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkot Denpasar/Sekda Denpasar Ikuti Workshop Penguatan Fiskal Daerah di Kemenkeu.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Keuangan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) di Aula Pusdiklat Pajak, Jakarta, Kamis (12/2).

Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas pimpinan pemerintah daerah dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan fiskal daerah yang sehat, berkualitas, serta berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala BPPK Sudarto menyampaikan bahwa meskipun workshop serupa pernah digelar pada 2024, kegiatan ini kembali dilaksanakan sebagai pengingat pentingnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta evaluasi berkelanjutan terhadap perencanaan dan pelaksanaan kebijakan fiskal.

Sudarto menekankan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor kunci keberhasilan pengelolaan keuangan daerah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Melalui workshop ini diharapkan dapat mengubah cara daerah memandang dan mengalokasikan anggaran untuk menjadi pemicu efisiensi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya yang didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung agenda nasional, termasuk harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, perekonomian daerah menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional sehingga diperlukan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, dan berintegritas.

Materi workshop mencakup berbagai isu strategis, mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran, peran belanja daerah sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi, percepatan realisasi belanja dan manajemen kas daerah, hingga penggalian potensi pajak dan retribusi daerah.

Selain itu, dibahas pula optimalisasi pemanfaatan aset daerah, strategi pembiayaan dan investasi termasuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta penguatan integritas dan sistem pengendalian internal.

"Kegiatan ini juga sebagai pendukung program sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah sehingga bagi pemda yang mempunyai kapasitas dan kinerja pengelolaan keuangan meningkat, dapat diberikan insentif fiskal," ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami