Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Pejalan Kaki Tertabrak Motor di Jalur 11 Bebandem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Jalur 11 kembali memakan korban kecelakaan lalu lintas. Seorang pejalan kaki bernama Sri Wahyuni (59) mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri setelah tertabrak sepeda motor saat menyeberang jalan di Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kamis (19/2/2026) malam.
Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika sepeda motor DK 5622 SP yang dikendarai Gusti Ayu Indah M (18) melaju dari arah timur (Padangkerta) menuju barat (Kecicang Islam). Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak memberikan prioritas kepada pejalan kaki yang hendak menyeberang.
Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra, menjelaskan korban tertabrak dari samping ketika sedang melintas di badan jalan.
“Korban hendak menyeberang, kemudian tertabrak sepeda motor yang datang dari arah timur,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, kejadian berlangsung cepat. Korban terlihat terpental dan tergeletak tak sadarkan diri di atas aspal. Pengendara sepeda motor juga terjatuh akibat benturan tersebut.
Akibat kecelakaan itu, Sri Wahyuni mengalami luka lecet pada kedua lutut serta luka pada bagian wajah. Saat dievakuasi, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RS Balimed Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka lecet di siku kanan serta luka robek pada bagian lidah dan turut mendapatkan perawatan di rumah sakit yang sama.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Karangasem. Polisi mengimbau pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas dan menyeberang di jalur padat kendaraan seperti Jalur 11.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli