Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Teror OTK Pasang Spanduk "Wali Kota Pembohong" di Kantor BPJS Denpasar

Minggu, 22 Februari 2026, 20:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Teror OTK Pasang Spanduk "Wali Kota Pembohong" di Kantor BPJS Denpasar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Masyarakat Kota Denpasar digegerkan aksi teror yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Denpasar, Jalan Panjaitan Nomor 6, Panjer, Denpasar Selatan, pada Sabtu (21/2/2026) malam.

Gerombolan OTK tersebut datang dengan mengendarai sepeda motor dan memasang spanduk di pintu gerbang sebelah utara kantor. Spanduk berbahan kain putih polos dengan tulisan merah itu bertuliskan “Wali Kota Pembohong”.

Usai memasang spanduk dan merekam aksinya dalam bentuk video, kelompok tersebut kemudian melempar batu ke arah kantor BPJS Kesehatan sebelum akhirnya melarikan diri.

Ditemui awak media pada Sabtu malam, Kepala Bagian SDMUK BPJS Kesehatan Kota Denpasar, Rendy Gilberi Rantung, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku pertama kali menerima informasi dari petugas keamanan kantor.

Rendy kemudian mendatangi kantor dan memeriksa rekaman kamera pengawas. Dari rekaman CCTV terlihat para pelaku datang dari arah selatan, memarkir sepeda motor, memasang spanduk, merekam video, lalu melakukan pelemparan batu ke arah gedung.

"Dari rekaman, para gerombolan OTK ini menggunakan masker dan helm, mereka memasang spanduk di pintu gerbang sebelah utara dan selatan lalu melempari batu ke arah kantor," bebernya.

Aksi teror tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Akibat pelemparan batu, papan akrilik logo BPJS Kesehatan mengalami kerusakan. Sementara kaca bangunan dipastikan tidak pecah.

"Untuk korban tidak ada. Tujuannya juga belum kami ketahui secara pasti. Kami juga tidak sempat bertemu langsung dengan kelompok tersebut karena sudah membubarkan diri," terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, juga membenarkan adanya aksi teror tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah menerima laporan dan langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.

"Dari laporan yang kami terima, segerombolan OTK datang membawa dua spanduk yang dipasang di pintu masuk dan keluar kantor. Setelah itu mereka melakukan pelemparan batu ke arah kantor sebelum membubarkan diri. Hasil penyelidikan sementara diduga kurang lebih 10 orang terduga pelaku," terangnya.

Saat ini, jajaran Polsek Denpasar Timur masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV guna mengungkap identitas dan motif para pelaku. Barang bukti yang diamankan berupa empat buah batu dan dua spanduk.

"Rekaman CCTV sudah diamankan dan untuk kasus ini tim kami masih akan melakukan pendalaman. Untuk sementara itu saja," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami