Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Tegaskan Aturan Lomba Ogoh-Ogoh Badung

Rabu, 25 Februari 2026, 20:00 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Diskominfo Badung/Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Tegaskan Aturan Lomba Ogoh-Ogoh Badung.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan Rabu (25/2/2026) di Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Puspem Badung.

Klarifikasi dilakukan menyusul adanya laporan dari peserta lain terkait dugaan penggunaan undagi atau tukang cat dari luar Kabupaten Badung, pelanggaran batas ukuran ogoh-ogoh, serta pembelian tapel dari luar daerah. Seluruh laporan tersebut diterima panitia melalui tautan pengaduan resmi yang dibuka pada 23–24 Februari 2026 dengan ketentuan wajib menyertakan bukti yang akurat dan dapat diverifikasi.

Sekretaris Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung, I Made Adi Adnyana, menyampaikan bahwa hasil klarifikasi menunjukkan sebagian laporan terbukti, sementara sebagian lainnya tidak dapat dibuktikan secara faktual.

“bagi sekaa teruna/yowana yang terbukti melakukan pelanggaran, panitia memastikan sanksi diterapkan sesuai regulasi dan kriteria lomba,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelanggaran yang terbukti umumnya berkaitan dengan dimensi ogoh-ogoh yang melebihi ketentuan maksimal, yakni tinggi 6 meter dan lebar 5 meter. Selain itu, panitia juga menemukan penggunaan tukang cat dari luar Kabupaten Badung, yang sejak awal telah dilarang dalam ketentuan lomba.

“Ketentuan tersebut sudah disampaikan sejak awal, termasuk saat pelaksanaan workshop. Penggunaan tenaga dari luar Badung hanya diperbolehkan untuk tukang las dan pembelian aksesoris ogoh-ogoh,” jelas Adi Adnyana.

Panitia menegaskan bahwa proses klarifikasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan peserta, melainkan memastikan seluruh sekaa teruna/yowana mengikuti aturan yang sama. Langkah ini juga diambil untuk menjaga kualitas pelaksanaan lomba serta nama baik Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung sebagai ajang seni budaya yang menjunjung nilai kreativitas, sportivitas, dan kearifan lokal.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Diskominfo Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami