Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Tegaskan Aturan Lomba Ogoh-Ogoh Badung
bbn/dok Diskominfo Badung/Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Tegaskan Aturan Lomba Ogoh-Ogoh Badung.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan Rabu (25/2/2026) di Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Puspem Badung.
Klarifikasi dilakukan menyusul adanya laporan dari peserta lain terkait dugaan penggunaan undagi atau tukang cat dari luar Kabupaten Badung, pelanggaran batas ukuran ogoh-ogoh, serta pembelian tapel dari luar daerah. Seluruh laporan tersebut diterima panitia melalui tautan pengaduan resmi yang dibuka pada 23–24 Februari 2026 dengan ketentuan wajib menyertakan bukti yang akurat dan dapat diverifikasi.
Sekretaris Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung, I Made Adi Adnyana, menyampaikan bahwa hasil klarifikasi menunjukkan sebagian laporan terbukti, sementara sebagian lainnya tidak dapat dibuktikan secara faktual.
“bagi sekaa teruna/yowana yang terbukti melakukan pelanggaran, panitia memastikan sanksi diterapkan sesuai regulasi dan kriteria lomba,” ujarnya.
Baca juga:
225 STT Jembrana Daftar Subsidi Ogoh-ogoh
Ia menjelaskan, pelanggaran yang terbukti umumnya berkaitan dengan dimensi ogoh-ogoh yang melebihi ketentuan maksimal, yakni tinggi 6 meter dan lebar 5 meter. Selain itu, panitia juga menemukan penggunaan tukang cat dari luar Kabupaten Badung, yang sejak awal telah dilarang dalam ketentuan lomba.
“Ketentuan tersebut sudah disampaikan sejak awal, termasuk saat pelaksanaan workshop. Penggunaan tenaga dari luar Badung hanya diperbolehkan untuk tukang las dan pembelian aksesoris ogoh-ogoh,” jelas Adi Adnyana.
Panitia menegaskan bahwa proses klarifikasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan peserta, melainkan memastikan seluruh sekaa teruna/yowana mengikuti aturan yang sama. Langkah ini juga diambil untuk menjaga kualitas pelaksanaan lomba serta nama baik Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung sebagai ajang seni budaya yang menjunjung nilai kreativitas, sportivitas, dan kearifan lokal.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan