Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Tegaskan Aturan Lomba Ogoh-Ogoh Badung
bbn/dok Diskominfo Badung/Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Tegaskan Aturan Lomba Ogoh-Ogoh Badung.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan Rabu (25/2/2026) di Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Puspem Badung.
Klarifikasi dilakukan menyusul adanya laporan dari peserta lain terkait dugaan penggunaan undagi atau tukang cat dari luar Kabupaten Badung, pelanggaran batas ukuran ogoh-ogoh, serta pembelian tapel dari luar daerah. Seluruh laporan tersebut diterima panitia melalui tautan pengaduan resmi yang dibuka pada 23–24 Februari 2026 dengan ketentuan wajib menyertakan bukti yang akurat dan dapat diverifikasi.
Sekretaris Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung, I Made Adi Adnyana, menyampaikan bahwa hasil klarifikasi menunjukkan sebagian laporan terbukti, sementara sebagian lainnya tidak dapat dibuktikan secara faktual.
“bagi sekaa teruna/yowana yang terbukti melakukan pelanggaran, panitia memastikan sanksi diterapkan sesuai regulasi dan kriteria lomba,” ujarnya.
Baca juga:
225 STT Jembrana Daftar Subsidi Ogoh-ogoh
Ia menjelaskan, pelanggaran yang terbukti umumnya berkaitan dengan dimensi ogoh-ogoh yang melebihi ketentuan maksimal, yakni tinggi 6 meter dan lebar 5 meter. Selain itu, panitia juga menemukan penggunaan tukang cat dari luar Kabupaten Badung, yang sejak awal telah dilarang dalam ketentuan lomba.
“Ketentuan tersebut sudah disampaikan sejak awal, termasuk saat pelaksanaan workshop. Penggunaan tenaga dari luar Badung hanya diperbolehkan untuk tukang las dan pembelian aksesoris ogoh-ogoh,” jelas Adi Adnyana.
Panitia menegaskan bahwa proses klarifikasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan peserta, melainkan memastikan seluruh sekaa teruna/yowana mengikuti aturan yang sama. Langkah ini juga diambil untuk menjaga kualitas pelaksanaan lomba serta nama baik Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung sebagai ajang seni budaya yang menjunjung nilai kreativitas, sportivitas, dan kearifan lokal.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli