Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Lomba Penjor Kreasi Semarakkan HUT ke-238 Kota Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar dan Kasanga Festival 2026, digelar lomba penjor kreasi yang melibatkan generasi muda.
Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari berbagai desa di empat kecamatan se-Kota Denpasar ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Penjor-penjor kreasi tersebut nantinya dipajang di sejumlah titik strategis, yakni kawasan Jalan Udayana, Patung Catur Muka, serta Lapangan Puputan Badung pada Rabu (25/2).
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, mengatakan karya-karya penjor yang ditampilkan tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas, baik dari sisi seni maupun inovasi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena adik-adik Yowana kita memasang karya penjor yang begitu hebat. Ada seni dan inovasi pembuatan penjor kreasi yang betul-betul luar biasa," ujar Raka Purwantara.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menyiapkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah. Akan dipilih enam pemenang terbaik, mulai dari juara 1 hingga harapan 3. Juara 1 mendapatkan hadiah Rp10.000.000, juara 2 Rp8.000.000, dan juara 3 Rp6.000.000. Sementara itu, harapan 1 memperoleh Rp5.000.000, harapan 2 Rp4.000.000, dan harapan 3 Rp3.000.000.
Terkait teknis pelaksanaan, Dinas Kebudayaan menekankan fokus pada pengelolaan manajemen lomba agar berjalan objektif. Hal tersebut meliputi penyediaan honor bagi para juri profesional, konsumsi bagi petugas di lapangan, serta memastikan seluruh hadiah tersalurkan kepada para pemenang.
Baca juga:
Permintaan Penjor Melejit Menjelang Galungan
"Pihak Disbud, juga menyiapkan hadiah, honor juri, hingga konsumsi petugas lapangan untuk memastikan acara HUT Kota ke-238 ini berjalan lancar," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli