Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Puting Beliung Rusak Pura Dadia di Banyubiru Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hembusan angin puting beliung melanda wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, pada Rabu (25/2/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada salah satu pura dadia setempat, dengan sejumlah bangunan suci roboh akibat terpaan angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Arthana Putra, saat dikonfirmasi Jumat (27/2/2026), mengatakan kerusakan paling signifikan terjadi pada pelinggih dan sejumlah fasilitas pendukung pura.
Baca juga:
Puting Beliung Rusak Lapak Pasar Rendang
Ia merinci, Bale Piasan berukuran 2,5 x 2,5 meter, Bale Gong berukuran 3 x 2,5 meter, serta tembok pagar sepanjang 3 meter dengan tinggi 1 meter mengalami kerusakan akibat angin puting beliung tersebut.
“Penanganan awal sudah dilakukan melalui gotong royong krama dadia bersama aparat desa. Kami terus melakukan monitoring kondisi di lapangan,” ujarnya.
Berdasarkan pendataan sementara, total kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 28 juta. Meski kerusakan cukup parah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat Kabupaten Jembrana untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca belakangan ini cenderung ekstrem.
“Kami minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba,” tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4463 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2239 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1013 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun