Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Buleleng Uji Coba Tanam Kapas untuk Endek
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng melakukan uji coba budidaya kapas di lahan seluas 5 are yang berlokasi di Hutan Kota Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Langkah ini ditempuh sebagai upaya mendukung ketersediaan bahan baku bagi perajin kain endek dan songket di Buleleng.
Selama ini, kebutuhan kapas sebagai bahan utama pembuatan kain tradisional masih banyak dipasok dari luar daerah. Melalui uji coba ini, pemerintah daerah berharap mampu memperkuat kemandirian bahan baku sekaligus menggerakkan sektor pertanian dan industri kreatif lokal.
Kepala Distan KPP Buleleng, I Gede Melandrat, Senin (2/3), menjelaskan bahwa kapas memiliki peran penting dalam produksi kain endek dan songket. Ia menilai budidaya kapas berpotensi besar dikembangkan di Buleleng.
"Jika kapas bisa dibudidayakan dengan baik, hasilnya bisa langsung mendukung perajin endek dan songket lokal,” jelasnya.
Hasil awal uji coba menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Tanaman kapas yang ditanam sudah dapat dipanen dan bahkan telah diolah menjadi benang melalui proses pemintalan tradisional, menandai kesiapan awal menuju rantai produksi yang lebih lengkap.
Menurut Melandrat, kapas merupakan tanaman semusim dengan masa panen sekitar enam bulan. Karakteristik lahan kering di Buleleng dinilai sesuai untuk pengembangan komoditas ini, terutama di wilayah timur seperti Kecamatan Kubutambahan, Tejakula, hingga Gerokgak.
Namun demikian, ia menekankan bahwa tantangan utama pengembangan kapas tidak hanya terletak pada proses budidaya, melainkan juga pada kepastian pasar bagi hasil panen petani.
“Petani harus jelas menjual ke mana hasilnya. Jadi kita tidak hanya fokus di hulu, tapi juga menyiapkan hilirnya. Di Desa Julah sudah ada pemintalan, meski masih tradisional. Ke depan, kita akan arahkan sampai ke UMKM,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli