Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Aparat TNI-Polri Kejar DPO KKB di Nabire, Ratusan Amunisi Disita
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aparat gabungan TNI dan Polri menggelar konferensi pers terkait perkembangan penegakan hukum terhadap target daftar pencarian orang (DPO) kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nabire. Kegiatan berlangsung di Polres Nabire, Senin (2/3/2026) pukul 16.00 WIT.
Konferensi pers dihadiri sejumlah pejabat TNI–Polri, di antaranya Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, Wapangops Habema Brigjen TNI Riyanto, Danrem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, serta pejabat operasi dan Kapolres Nabire.
Operasi melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan Satgas Rajawali Mambri dari TNI, menyusul terdeteksinya aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Kali Nabarua yang diduga merencanakan gangguan keamanan.
Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas menjelaskan penegakan hukum didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: B/119/II/2026 Polres Nabire Polda Papua Tengah.
“Para pelaku yang saat ini dilakukan pengejaran disangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Selain itu, Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengatur tentang pembunuhan berencana atau pembunuhan yang disertai tindak pidana lain dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun,” tegasnya.
Hasil penyelidikan menyebut kelompok KKB yang dipimpin DPO berinisial AK berpindah dari wilayah Kimi menuju Nabarua dan menempati sebuah camp di area Kali Nabarua. Di lokasi tersebut, kelompok diduga melakukan pertemuan internal, penggalangan dukungan logistik, serta merencanakan aksi gangguan keamanan.
Pemantauan lapangan menemukan aktivitas orang bersenjata, senjata api laras panjang, serta bangunan yang diduga menjadi markas kelompok. Aparat kemudian menyusun strategi penindakan dengan penyekatan dan pengamatan intensif.
“Saat tim mendekati lokasi camp, terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok kriminal bersenjata. Tim bantuan turut disiagakan untuk memperkuat personel di lapangan,” ungkap Kombes Pol Gustav.
Aparat berhasil menguasai lokasi camp, sementara kelompok bersenjata melarikan diri ke hutan dan masih dalam pengejaran. Dari operasi tersebut, diamankan barang bukti berupa 561 butir amunisi berbagai kaliber, 10 magazen, 12 telepon genggam, lima alat komunikasi, uang tunai puluhan juta rupiah, bendera dan perlengkapan lainnya, serta tiga tas berisi perlengkapan kelompok.
“Sebagaimana yang kita lihat di depan rekan-rekan media, ini adalah daftar barang bukti yang diamankan di lokasi penegakan hukum kemarin di Kali Nabarua,” ujar Kombes Pol Gustav.
Ia merinci, dua magazen merupakan hasil rampasan dari kejadian di Lagari dan Kilometer 128 akhir 2025. “Untuk amunisi lainnya masih dalam penyelidikan oleh tim Satgas Damai Cartenz dan Rajawali Mambri guna pendalaman lebih lanjut,” katanya.
Wapangops Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan satu anggota TNI mengalami luka akibat serpihan proyektil.
“Korban tertembak ada satu anggota kita yang terkena rekoset di betis kanan. Antisipasi kami tentu apabila sudah terjadi perdarahan harus segera dilakukan evakuasi. Anggota tersebut langsung dievakuasi dan saat ini sudah tertangani. Kondisinya tidak terlalu serius karena hanya serpihan proyektil. Diperkirakan dalam waktu sekitar satu minggu sudah cukup membaik,” jelasnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengimbau masyarakat tetap tenang.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut serta pengejaran terhadap para pelaku kejahatan. Jangan percaya pada informasi yang belum resmi sumbernya,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5829 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan