Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pemkab Buleleng Galang Dana CSR Pengusaha untuk Korban Banjir Banjar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menggalang dukungan dari para pengusaha melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk membantu penanganan dampak banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan pihaknya telah menyampaikan kondisi warga terdampak bencana kepada para pelaku usaha dalam rapat bersama yang digelar pada Kamis (12/3).
Menurutnya, hampir seluruh pengusaha di Kabupaten Buleleng hadir dalam pertemuan tersebut dan memberikan respons positif terhadap upaya penanganan dampak bencana.
“Responsnya cukup baik. Mereka bersedia untuk membantu," ujar Sutjidra.
Ia menjelaskan, bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari para pengusaha nantinya akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
Beberapa kebutuhan yang menjadi prioritas di antaranya penyediaan air bersih, perlengkapan dapur, kasur, pakaian, perlengkapan sekolah, serta sembako bagi warga terdampak.
Selain bantuan dari pihak pengusaha, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga berencana menyalurkan bantuan beras kepada warga terdampak banjir. Setiap keluarga direncanakan akan menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram.
Bantuan tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
Sutjidra mengungkapkan, proses pemulihan pascabencana di Desa Banjar diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Hal ini karena banjir bandang yang terjadi pada Minggu (8/3) membawa material lumpur dalam jumlah besar serta kayu glondongan yang menutup sejumlah area.
Bahkan, pemerintah daerah memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk proses rehabilitasi pascabencana mencapai belasan hingga puluhan miliar rupiah.
“Rehabilitasi nanti membutuhkan anggaran cukup besar, kemungkinan belasan hingga puluhan miliar rupiah. Ini harus dianggarkan untuk rehabilitasi pasca bencana," jelasnya.
Untuk sementara, Pemkab Buleleng memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok warga serta pembersihan material lumpur dan kayu yang terbawa banjir.
Sebanyak enam unit alat berat bersama petugas gabungan dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan di lokasi terdampak. Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengerahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat (14/3) untuk bergotong royong membantu pembersihan di wilayah terdampak banjir.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7920 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan