Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pis Bolong di Pura Keluarga Warga Celuk Gianyar Raib, Kerugian Jutaan Rupiah

Jumat, 13 Maret 2026, 13:56 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pis Bolong di Pura Keluarga Warga Celuk Gianyar Raib, Kerugian Jutaan Rupiah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Sebuah pura keluarga atau sanggah milik warga di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, diduga menjadi sasaran pencurian. Benda sakral berupa pis bolong atau uang kepeng yang biasanya tersimpan di salah satu pelinggih diketahui hilang pada Kamis (12/3/2026).

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah pemilik rumah menemukan kejanggalan di area pelinggih saat melakukan kegiatan rutin membersihkan halaman merajan miliknya di Jalan Jagaraga, Desa Celuk.

Pemilik rumah, I Wayan Ariana, awalnya tidak menaruh curiga. Namun perhatiannya tertuju pada bunga cempaka kering yang terlihat berserakan di depan Pelinggih Rambut Sedana.

Biasanya bunga tersebut tertata rapi sebagai bagian dari sarana upacara. Kondisi yang tampak berantakan membuatnya merasa ada sesuatu yang tidak biasa hingga kemudian melakukan pengecekan lebih dekat.

“Awalnya hanya terlihat bunganya berantakan. Setelah dicek lagi, ternyata pis bolong yang biasa dilambangkan sebagai Rambut Sedana sudah tidak ada,” ujar pemilik rumah.

Pis bolong yang hilang diperkirakan bernilai sekitar Rp7 juta. Hingga kini belum diketahui secara pasti kapan benda tersebut raib, namun dugaan sementara pencurian terjadi saat kondisi rumah sedang sepi.

Menindaklanjuti laporan warga, aparat kewilayahan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal. Babinsa Desa Celuk Koramil 1616-05/Sukawati, I Komang Kamaryana, bersama Bhabinkamtibmas Desa Celuk, I Made Diarta, turun langsung ke tempat kejadian guna memastikan kronologi kejadian.

Petugas juga mengumpulkan sejumlah informasi dari pemilik rumah serta warga sekitar untuk mengetahui kemungkinan adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan tersebut.

Kasus dugaan pencurian ini kini masih dalam penyelidikan Polsek Sukawati. Selain memiliki nilai ekonomi, hilangnya pis bolong tersebut juga dinilai menyentuh sisi spiritual masyarakat Bali karena benda tersebut ditempatkan di area suci keluarga.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami