Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




300 Pelaku Usaha Denpasar Ikuti Penyuluhan Cegah Kebakaran

Jumat, 13 Maret 2026, 16:07 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkot Denpasar/300 Pelaku Usaha Denpasar Ikuti Penyuluhan Cegah Kebakaran.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar penyuluhan pencegahan dan penanganan kebakaran bagi pelaku usaha akomodasi dan kuliner di Kota Denpasar. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang, Jumat (13/3/2026).

Sebanyak 300 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan perwakilan dari 30 pelaku usaha akomodasi serta 30 pelaku usaha kuliner yang beroperasi di wilayah Kota Denpasar.

Penyuluhan ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Oka Wiranata. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan para pelaku usaha dalam mencegah dan menangani potensi kebakaran di tempat usaha.

Sektor akomodasi dan kuliner dinilai memiliki tingkat aktivitas yang tinggi karena melibatkan banyak pengunjung. Hotel, penginapan, restoran, hingga coffee shop termasuk fasilitas publik yang berpotensi mengalami risiko kebakaran jika tidak diantisipasi dengan baik.

Dalam sambutan Walikota Denpasar yang dibacakan oleh Ngurah Oka Wiranata, disampaikan bahwa penyuluhan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kesadaran keselamatan di lingkungan usaha.

Ia menjelaskan bahwa kebakaran dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti instalasi listrik, penggunaan peralatan memasak, maupun aktivitas manusia yang cukup tinggi di area usaha.

Karena itu, pemahaman mengenai pencegahan serta kemampuan melakukan penanganan awal sangat penting untuk melindungi keselamatan jiwa, aset usaha, dan lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan budaya keselamatan kerja, melengkapi sarana proteksi kebakaran, serta membangun sumber daya manusia yang tanggap dalam menghadapi situasi darurat kebakaran,” ujar Ngurah Oka Wiranata.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini peserta tidak hanya mendapatkan materi terkait penanganan kebakaran, tetapi juga edukasi mengenai pengelolaan sampah.

Hal ini penting karena sektor akomodasi dan kuliner termasuk penyumbang sampah dalam jumlah cukup besar di perkotaan.

Peserta diajak untuk mulai menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumbernya dengan memisahkan sampah organik, anorganik, dan jenis sampah lainnya agar proses pengolahan serta daur ulang dapat berjalan lebih optimal.

Materi yang diberikan dalam penyuluhan ini meliputi sosialisasi pemilahan sampah, pengenalan teori dasar kebakaran beserta penyebab dan langkah pencegahannya, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi pemadaman api secara tradisional maupun modern.

Kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha semakin siap menghadapi potensi kebakaran, sehingga dapat mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang aman, tertib, tangguh terhadap bencana, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tutup Tirana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami