Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pagerwesi, Ribuan Pamedek Padati Pura Ulun Danu Batur

Rabu, 8 April 2026, 18:14 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Pagerwesi, Ribuan Pamedek Padati Pura Ulun Danu Batur.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi, Rabu (Buda Kliwon Sinta), 8 April 2026, Pura Ulun Danu Batur dipadati umat Hindu dari berbagai kabupaten/kota se-Bali yang melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ngusaba Kedasa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan pamedek telah berdatangan sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan. Dengan pengaturan yang baik oleh para pecalang yang dibantu aparat kepolisian, arus lalu lintas di sekitar pura terpantau padat, tetapi tetap lancar.

Untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan para pamedek saat ngaturang bhakti, pengaturan juga dilakukan oleh pecalang setempat pada arus masuk dan keluar pura, mulai dari nista mandala, madya mandala, hingga utamaning mandala yang menjadi tempat utama ngaturang bhakti. Berkat pengaturan tersebut, umat dapat melaksanakan persembahyangan dengan khusyuk.

Terkait tingginya antusiasme umat nangkil pada Hari Raya Pagerwesi, Sinoman Pura Ulun Danu Batur, Guru Made Revolusi, membenarkan hal tersebut. Berdasarkan pantauannya, terjadi peningkatan jumlah pamedek yang cukup signifikan pada Rabu (8/4). “Hari ini memang sangat ramai. Jika dibandingkan hari-hari sebelumnya, jumlah pamedek lebih sedikit,” ujarnya.

Guru Made menambahkan, bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi juga dilaksanakan bakti penganyar serangkaian Karya Ngusaba Kedasa oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Karangasem. Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, dan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, tampak hadir ngaturang bakti penganyar bersama pimpinan perangkat daerah masing-masing. Suasana kian semarak karena selain ngaturang bhakti, umat sedharma juga ngaturang ayah dengan menari rejang, baris, dan topeng.

Guna menjaga kebersihan pura, prawartaka karya terus-menerus mengimbau pamedek agar membersihkan sarana pamuspan usai sembahyang dan menaruhnya pada tempat yang telah disiapkan. “Untuk menjaga agar pura tetap resik sehingga umat nyaman bersembahyang, kami mengimbau pamedek secara mandiri mengambil sisa bunga atau sarana persembahyangan lainnya agar pelataran tetap bersih,” ujar Jro Dalang, salah seorang prawartaka Karya Ngusaba Kedasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026.

Selain itu, panitia juga menyiapkan petugas khusus untuk membersihkan asagan (tempat menaruh banten). Sebagai informasi, puncak upacara Ngusaba Kedasa Pura Ulun Danu Batur dilaksanakan pada 2 April 2026 dan nyejer selama 11 hari.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami