Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Modal Inti Tembus Rp5,7 Triliun, Bank BPD Bali Siap Naik Kelas ke KBMI 2
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bank BPD Bali menunjukkan kinerja positif pada triwulan I 2026 dengan capaian modal inti sebesar Rp5,7 triliun. Angka ini mendekati ketentuan minimal untuk naik kelas menjadi Bank Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 yang dipersyaratkan di atas Rp6 triliun.
Pencapaian ini sejalan dengan rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan menghapus kategori KBMI 1. Dengan demikian, Bank BPD Bali ditargetkan dapat naik kelas menjadi KBMI 2 pada tahun 2026 sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB).
Modal inti tersebut didukung oleh setoran modal dari pemegang saham sebesar Rp746 miliar serta kinerja keuangan yang positif sepanjang triwulan I 2026.
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menyebut pertumbuhan kinerja bank didorong oleh ekspansi kredit yang agresif, khususnya pada sektor produktif, serta peningkatan dana pihak ketiga (DPK) yang tetap terkendali.
“Bank BPD Bali secara konsisten menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjaga kepercayaan publik. Kedepannya, Bank BPD Bali akan terus melakukan upaya peningkatan fundamental bisnis, sinergi yang terintegrasi di seluruh lini bisnis untuk mendorong akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan, serta memperkuat keunggulan kompetitif bank," ungkap I Nyoman Sudharma.
Secara kinerja, hingga Maret 2026, total aset Bank BPD Bali tercatat mencapai Rp42,71 triliun atau tumbuh 8,23 persen secara tahunan (yoy). Penyaluran kredit mencapai Rp25,29 triliun atau meningkat 8,66 persen (yoy), sementara penghimpunan DPK mencapai Rp35,46 triliun atau naik 5,36 persen (yoy).
Kredit yang disalurkan didominasi oleh sektor UMKM dengan porsi mencapai 52,09 persen dari total portofolio. Hal ini didukung oleh realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp550,9 miliar serta Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp78,41 miliar.
Selain itu, Bank BPD Bali juga mencatat peningkatan debitur graduasi dari KUR melalui produk KUSUMA dengan volume mencapai Rp1,27 triliun, menunjukkan efektivitas program dalam mendorong pertumbuhan pelaku UMKM.
Dari sisi kualitas kredit, rasio kredit bermasalah (NPL) gross tetap terjaga rendah di angka 0,84 persen dengan coverage ratio mencapai 454,52 persen, mencerminkan manajemen risiko yang solid.
Sementara itu, struktur pendanaan bank juga tergolong efisien dengan rasio dana murah (CASA) sebesar 66,13 persen, yang menunjukkan tingkat kepercayaan nasabah yang tinggi.
Transformasi digital turut menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja. Hingga Maret 2026, pengguna BPD Bali Mobile tercatat sebanyak 282.677 user, yang berkontribusi pada peningkatan fee based income sebesar 24,18 persen (yoy).
Baca juga:
Jembrana Mulai Terapkan e-Retribusi Parkir Gilimanuk, Bank BPD Bali Perkuat Sistem Digitalisasi
Efisiensi operasional juga terlihat dari rasio BOPO yang berada di level 60,12 persen. Dari sisi profitabilitas, rasio ROA tercatat 4,31 persen, ROE sebesar 30,03 persen, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 71,32 persen.
Bank BPD Bali juga terus memperkuat sistem teknologi informasi, keamanan siber, serta perlindungan data nasabah. Inovasi layanan digital terus dikembangkan, termasuk QRIS Tuntas, QRIS Mobile NFC, hingga QRIS Crossborder yang saat ini telah terhubung dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang, serta tengah dipersiapkan untuk Korea Selatan.
Konsistensi dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah juga mengantarkan Bank BPD Bali meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional hingga triwulan I 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: BPD Bali
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang