Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Badung Sediakan Bus Gratis Tirtayatra untuk Desa Adat

Minggu, 12 April 2026, 15:17 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Humas Pemkab Badung/Badung Sediakan Bus Gratis Tirtayatra untuk Desa Adat.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat komitmennya dalam mendukung aktivitas keagamaan masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan bantuan transportasi berupa dua unit bus bagi setiap desa adat yang akan melaksanakan persembahyangan (tirtayatra) ke berbagai pura di wilayah Provinsi Bali.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan tahun sebelumnya, sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi umat Hindu dalam menjalankan ibadah.

“Bantuan ini sudah berjalan dari tahun sebelumnya. Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi umat Hindu di Kabupaten Badung agar dapat menjalankan kewajiban keagamaannya dengan lebih aman dan nyaman. Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari pelestarian budaya Bali. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat melaksanakan persembahyangan dengan tertib dan lancar,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Made Widiana, mengungkapkan bahwa program ini mendapat respons positif dari desa adat. Hingga saat ini, tercatat empat prajuru desa adat telah mengajukan permohonan bantuan armada bus.

Permohonan tersebut umumnya terkait pelaksanaan tirtayatra ke sejumlah pura besar atau Kahyangan Jagat di Bali, seperti Pura Besakih dan Pura Batur yang tengah berlangsung prosesi pujawali.

“Sesuai kebijakan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Badung, Dinas Kebudayaan memfasilitasi dua unit bus untuk masing-masing desa adat yang akan melaksanakan tirtayatra ke pura-pura di wilayah Provinsi Bali. Hingga saat ini, sudah ada empat desa adat yang mengajukan permohonan,” jelas I Made Widiana melalui sambungan telepon.

Melalui fasilitas ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap mobilitas krama desa adat dalam menjalankan tradisi dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan lebih lancar, sekaligus memperkuat pelestarian adat dan budaya di wilayah Badung.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami