Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PAD Karangasem 2026 Rp511 M, DPRD Sebut Butuh Rp1 T untuk Cukup Mandiri

Rabu, 15 April 2026, 17:06 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/PAD Karangasem 2026 Rp511 M, DPRD Sebut Butuh Rp1 T untuk Cukup Mandiri.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Pemerintah pusat mendorong daerah untuk lebih kreatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menunjang kemandirian fiskal, sebagaimana diatur dalam UU No. 1 Tahun 2022.

Namun, tantangan tersebut masih dirasakan sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Karangasem. Meski berbagai upaya inovasi telah dilakukan, target PAD tahun 2026 dinilai belum cukup untuk mencapai kemandirian fiskal.

Ketua Pansus Pendapatan dan Pengelola Keuangan DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi, mengungkapkan bahwa target PAD sebesar Rp511 miliar masih jauh dari ideal.

Berdasarkan perhitungan, Karangasem diperkirakan membutuhkan pendapatan hingga Rp1 triliun agar mampu berdiri secara fiskal tanpa ketergantungan tinggi terhadap pusat. Karena itu, organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil didorong untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang belum tergarap maksimal.

"Untuk menuju kemandirian ini cukup berat, makanya kami harus menggali potensi-potensi yang memungkinkan untuk tercapainya hal itu walaupun dari sisi kesepakatan target pendapatan tahun ini sudah sepakati Rp511 Miliar, mudah-mudahan ketika bisa tercapai dan terlampaui bisa menjadi pemicu di tahun 2027 ini supaya lebih meningkat lagi karena kami hitung di Banggar butuh sekiranya Rp1 triliun baru akan posisi aman," kata Sumardi usai Pansus 1 gelar rakor dengan BPKAD Karangasem, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam mendorong optimalisasi pendapatan daerah. Hal ini penting mengingat tuntutan kemandirian fiskal yang semakin kuat seiring implementasi regulasi dari pemerintah pusat.

"Makanya kami harus bekerja secara optimal termasuk juga tadi saya di awal sampaikan bagaimana mendekati wajib pajak supaya mau membayar pajak, dengan membayar pajak kita mampu memenuhi apa yang menjadi target kita tentunya ini menjadi harapan pertama dari sisi menunjang kegiatan dan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami