Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Alat Pembakar Sampah Minim Asap Laris di Badung, Bahan Baku Langka
BERITABALI.COM, BADUNG.
Permintaan alat pembakar sampah minim asap di Kabupaten Badung mengalami lonjakan signifikan, seiring mencuatnya isu penutupan TPA Suwung. Produk ini kini banyak diburu masyarakat, khususnya rumah tangga, sebagai solusi pengolahan sampah mandiri.
Pelaku usaha yang memproduksi alat tersebut, Ni Made Rai Satyani, mengungkapkan tren peningkatan permintaan sebenarnya sudah terlihat sebelumnya, namun kini semakin tinggi.
Harga alat pembakar sampah ini bervariasi, mulai dari Rp150 ribu untuk ukuran kecil hingga Rp2,2 juta untuk jenis berbahan drum. Meski permintaan meningkat, pelaku usaha justru menghadapi kendala pada ketersediaan bahan baku.
“Sekarang bahan baku sangat sulit didapat dan harganya naik drastis. Kami sampai harus berebut bahan,” jelasnya, Kamis (16/4/2026) di Desa Lukluk, Mengwi, Badung.
Menurutnya, keterbatasan bahan baku membuat proses produksi menjadi tidak menentu. Selain itu, pembuatan alat pembakar minim asap juga memerlukan keahlian khusus, seperti pengelasan dan pemotongan besi.
Kondisi ini menyebabkan pelaku usaha belum dapat memastikan kemampuan memenuhi lonjakan permintaan dalam waktu dekat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun