Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Belasan Tahun Tambal Sulam, Jalan Rusak di Tegallinggah Dikeluhkan Warga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kondisi jalan rusak di Banjar Dinas Bukit Sari, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, kembali dikeluhkan warga. Ruas jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur alternatif menuju Denpasar melalui Wanagiri.
Kerusakan jalan disebut telah terjadi selama belasan tahun tanpa adanya perbaikan permanen dari pemerintah. Jalan berlubang dan rusak parah itu membentang dari kawasan SD Negeri 2 Tegallinggah hingga wilayah Desa Wanagiri. Saat musim hujan, kondisi jalan dinilai semakin membahayakan pengguna jalan.
Perbekel Desa Tegallinggah, I Ketut Mudarna mengatakan kerusakan jalan sudah terjadi sejak tahun 2014 dan hingga kini hanya dilakukan penanganan sementara berupa penambalan.
“Jalan ini sudah rusak sejak 2014. Banyak warga mengeluh karena jalan ini merupakan akses penting masyarakat sekaligus jalan alternatif menuju Denpasar lewat Wanagiri,” ujarnya, Jumat (29/5).
Menurutnya, keluhan masyarakat sudah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah daerah. Namun, perbaikan permanen belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.
“Selama ini perbaikan hanya dilakukan dengan penambalan, tetapi tidak bertahan lama dan kembali rusak,” katanya.
Mudarna menambahkan persoalan jalan rusak tersebut juga telah disampaikan warga saat kunjungan Wakil Bupati Buleleng ke wilayah Tegallinggah.
Berdasarkan komunikasi dengan pemerintah daerah, perbaikan jalan kemungkinan baru dapat dilakukan pada perubahan anggaran tahun 2026 atau pada tahun 2027 mendatang.
“Pak Wakil Bupati menyampaikan kemungkinan dilakukan pada perubahan anggaran 2026. Kalau belum memungkinkan, bisa dilaksanakan pada 2027,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengakui kondisi jalan di Desa Tegallinggah memang mengalami kerusakan cukup parah dan perlu segera ditangani.
Pemerintah daerah disebut berencana melakukan peningkatan jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer pada tahun depan.
“Kami melihat langsung kondisi jalan di Tegallinggah memang rusak parah dan masih banyak berlubang. Kami mohon maaf kepada masyarakat karena tahun ini belum bisa dikerjakan,” katanya.
Menurut Supriatna, Pemkab Buleleng saat ini masih membagi anggaran untuk sejumlah program prioritas lain seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan masyarakat.
“Kami mohon masyarakat maklum karena keterbatasan anggaran. Semua pembangunan infrastruktur akan dikerjakan secara bertahap,” tandasnya.
Sambil menunggu realisasi peningkatan jalan, pemerintah disebut akan melakukan penanganan sementara berupa penambalan apabila tersedia sisa material aspal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli