Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Residivis Pencuri Ternak di Karangasem Disebut Punya Kemampuan Khusus Jinakkan Hewan
beritabali/ist/Residivis Pencuri Ternak di Karangasem Disebut Punya Kemampuan Khusus Jinakkan Hewan.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aksi pencurian ternak yang sempat meresahkan warga Karangasem menjelang Hari Raya Iduladha akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Karangasem.
Seorang pria bernama I Nyoman W (51), warga Banjar Dinas Bhuana Kusuma, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, diamankan polisi setelah diduga menjadi pelaku serangkaian pencurian sapi dan babi di sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem.
Pelaku yang diketahui merupakan seorang residivis tersebut tidak hanya beraksi di Karangasem. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, ia juga diduga melakukan pencurian sapi milik warga di wilayah Tejakula, Kabupaten Buleleng.
Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika mengungkapkan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya saat menjalani pemeriksaan. Polisi juga menemukan fakta unik terkait modus yang digunakan pelaku saat mencuri ternak milik warga.
"Pelaku ini seperti memiliki kemampuan khusus. Hewan-hewan yang dicurinya menjadi jinak, tidak berontak ataupun bersuara saat dibawa pergi," ujar Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, usai konferensi pers, Jumat (12/6/2026).
Selain itu, pelaku dikenal cukup cermat dalam menentukan sasaran. Ia lebih sering mengincar ternak yang ditempatkan di kandang dekat jalan raya dan minim pengawasan dari pemiliknya. Kondisi tersebut memudahkan pelaku untuk membawa kabur hewan ternak tanpa menimbulkan kecurigaan warga sekitar.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena aksi pencurian ternak sempat menimbulkan keresahan, terutama menjelang Hari Raya Iduladha saat kebutuhan dan nilai jual hewan ternak meningkat.
Atas perbuatannya, I Nyoman W dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun atau denda Kategori V maksimal Rp500 juta.
Dalam kesempatan yang sama, Polres Karangasem juga menyerahkan kembali tiga ekor sapi jantan dan satu ekor sapi betina kepada para pemiliknya melalui mekanisme titip rawat sambil menunggu proses hukum berjalan.
Kapolres menegaskan komitmen kepolisian untuk terus memberantas berbagai bentuk tindak kriminal yang merugikan masyarakat dan mengganggu keamanan lingkungan.
"Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kriminalitas yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, memasang CCTV, menjaga keamanan lingkungan, dan segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5910 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4633 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2598 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2252 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2212 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan