Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polda Bali Libatkan 25 Ribu Pecalang Jaga Kamtibmas

Selasa, 23 Juni 2026, 18:58 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polda Bali Libatkan 25 Ribu Pecalang Jaga Kamtibmas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Polda Bali memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melibatkan lebih dari 25 ribu pecalang dari berbagai desa adat di Bali. 

Ribuan pecalang tersebut dikumpulkan dalam apel dan konsolidasi yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Selasa (23/6/2026).

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menegaskan bahwa pecalang merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Pulau Dewata. Kehadiran pecalang dinilai memiliki peran penting karena tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat adat serta memiliki legitimasi yang kuat dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

"Pecalang merupakan bagian penting dari sistem keamanan masyarakat yang memiliki kemampuan deteksi dini, pendekatan persuasif, serta penyelesaian persoalan secara kultural yang sangat efektif," tegas Kapolda.

Menurutnya, keterlibatan lebih dari 25 ribu pecalang, termasuk pecalang perempuan, merupakan potensi besar yang harus terus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bali.

Kapolda menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh komponen masyarakat. Karena itu, sinergi antara Polri, TNI, pecalang, pemerintah daerah, serta masyarakat harus terus diperkuat.

"Ketika Polri, TNI, pecalang, serta seluruh elemen masyarakat bersatu dalam satu komitmen, maka stabilitas keamanan akan tetap terjaga dan potensi konflik dapat dicegah," ujar Kapolda.

Ia menjelaskan bahwa tantangan keamanan ke depan semakin dinamis seiring perkembangan situasi global maupun nasional. Berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat berpotensi memicu gangguan keamanan apabila tidak dikelola secara baik dan bijaksana.

Meski demikian, Kapolda meyakini Bali memiliki modal sosial yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut. Sebagai destinasi wisata dunia sekaligus etalase Indonesia di mata internasional, Bali harus tetap dijaga agar aman, damai, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

"Bali merupakan etalase Indonesia di mata internasional sekaligus destinasi pariwisata dunia. Karena itu, apapun dinamika yang terjadi, Bali harus tetap aman dan kondusif," katanya.

Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan dialog, musyawarah, serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, setiap potensi gangguan kamtibmas harus segera dikelola agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan dan keharmonisan masyarakat Bali.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan melalui kantor kepolisian terdekat maupun layanan darurat 110 yang beroperasi selama 24 jam dan bebas pulsa.

"Polda Bali berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan sinergi dengan seluruh mitra kamtibmas, termasuk pecalang, demi menjaga Bali tetap aman, damai, dan berbudaya," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Bali yang terus melibatkan pecalang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pecalang, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan yang selama ini menjadi fondasi utama keberlangsungan sektor pariwisata dan investasi di Pulau Dewata.

"Keamanan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan pariwisata dan investasi di Pulau Dewata. Bali telah menunjukkan kepada dunia bahwa daerah ini aman dan nyaman. Dengan kebersamaan antara TNI, Polri, pecalang, dan masyarakat, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dapat diantisipasi sejak dini," ujar Giri Prasta.

Mantan Bupati Badung tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Bali beserta jajaran atas komitmen menjaga Bali tetap aman dan kondusif. Menurutnya, situasi keamanan yang terjaga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan pariwisata, investasi, dan perekonomian masyarakat Bali.

"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Kapolda Bali beserta jajaran atas komitmennya menjaga keamanan dan kenyamanan Bali," imbuhnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami