Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Bali Kian Dilirik sebagai Destinasi Medical Aesthetics, Teknologi XERF Resmi Hadir
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wellness tourism dan layanan estetika berstandar internasional. Tidak hanya dikenal sebagai tujuan wisata, Pulau Dewata kini juga semakin diperhitungkan sebagai pasar potensial bagi industri medical aesthetics, seiring meningkatnya minat masyarakat dan wisatawan terhadap perawatan kecantikan non-invasif.
Perkembangan tersebut ditandai dengan hadirnya teknologi skin tightening XERF by Cynosure Lutronic yang kini tersedia secara eksklusif di Elea Clinic Bali. Kehadiran teknologi ini menjadikan klinik tersebut sebagai yang pertama di Bali yang menawarkan perawatan pengencangan kulit berbasis monopolar radio frequency (RF) dengan standar global.
Peluncuran teknologi tersebut dilakukan dalam seremoni yang dihadiri jajaran manajemen idsMED Aesthetics Indonesia, perwakilan Elea Clinic Bali, media, serta praktisi estetika pada Minggu (29/6/2026). Momentum ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya investasi di sektor kesehatan dan estetika di Bali yang didorong tingginya permintaan terhadap layanan berbasis sains dengan tindakan yang minim invasif.
Sebagai destinasi wisata internasional, Bali memiliki karakter pasar yang unik. Klinik estetika di Pulau Dewata tidak hanya melayani masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan domestik dan mancanegara yang menginginkan perawatan dengan waktu singkat tanpa mengganggu agenda perjalanan maupun aktivitas sehari-hari.
Vice President idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Rahardja, mengatakan Bali menjadi salah satu wilayah strategis untuk pengembangan teknologi estetika karena pertumbuhan industri kecantikan dan wellness yang terus meningkat.
"Bali merupakan salah satu pasar estetika yang sangat strategis, tidak hanya karena pertumbuhan industri beauty dan wellness yang pesat, tetapi juga karena tingginya jumlah wisatawan internasional yang datang setiap tahunnya. Kehadiran XERF secara eksklusif di Elea Clinic Bali merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan inovasi estetika global yang dapat diakses lebih luas oleh masyarakat maupun pasien internasional," ujarnya.
Menurut Andy, berkembangnya layanan estetika modern di Bali juga berpotensi memperkuat posisi daerah ini sebagai salah satu destinasi medical aesthetics di kawasan Asia.
Head of Aesthetics idsMED Indonesia, Marisa Theresia, menambahkan bahwa tren industri wellness global telah mengubah preferensi masyarakat terhadap prosedur estetika yang lebih praktis, nyaman, minim rasa sakit, dan tidak memerlukan masa pemulihan yang panjang.
"Bali merupakan salah satu destinasi lifestyle dan wellness terkemuka di dunia. Kehadiran teknologi skin tightening premium seperti XERF menjadi relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Kami berharap kolaborasi bersama Elea Clinic Bali dapat menghadirkan standar baru dalam layanan estetika non-invasif sekaligus memperluas akses masyarakat lokal maupun wisatawan internasional terhadap teknologi kelas dunia," katanya.
Teknologi XERF dikembangkan oleh Cynosure Lutronic, perusahaan teknologi estetika asal Korea Selatan. Perangkat ini telah memperoleh persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan menggunakan sistem multi-frequency monopolar radio frequency yang dirancang untuk menghantarkan energi secara presisi ke berbagai lapisan kulit guna membantu proses pengencangan tanpa prosedur pembedahan.
Head Doctor Elea Clinic Bali, dr. Jesslyn Amelia, Sp.DVE, mengungkapkan kebutuhan terhadap prosedur estetika non-invasif terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pasien kini semakin mempertimbangkan efektivitas perawatan sekaligus kenyamanan dan efisiensi waktu.
"Kami melihat semakin banyak pasien yang mencari solusi skin tightening yang efektif dengan waktu tindakan singkat dan minim downtime. Sebagai destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun internasional, Bali membutuhkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan tersebut tanpa mengurangi kualitas hasil perawatan," jelasnya.
Perawatan menggunakan XERF juga telah dicoba oleh Miss Universe Indonesia 2025, Sanly Liu. Ia menilai prosedur dengan durasi singkat menjadi pilihan yang sesuai dengan aktivitasnya sebagai entrepreneur dan beauty influencer yang memiliki mobilitas tinggi.
Di tingkat global, XERF semakin dikenal setelah digunakan oleh sejumlah figur publik internasional dan diperkenalkan melalui kampanye bersama aktris Korea Selatan Park Shin Hye sebagai Global Brand Ambassador. Sementara di Indonesia, teknologi ini diperkenalkan melalui Brand Ambassador Mikha Tambayong sebagai bagian dari edukasi mengenai perawatan estetika non-invasif.
Sebagai bagian dari strategi memperkenalkan teknologi tersebut kepada masyarakat, idsMED Aesthetics Indonesia juga akan menggelar kampanye luar ruang melalui videotron di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai serta layar LED di kawasan Tohpati. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat lokal sekaligus wisatawan yang datang ke Bali.
Masuknya teknologi estetika berstandar internasional ini semakin memperlihatkan perkembangan industri wellness di Bali yang bergerak menuju layanan berbasis inovasi. Dengan meningkatnya permintaan terhadap prosedur non-bedah, Bali dinilai memiliki peluang besar untuk semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat medical aesthetics dan wellness tourism di kawasan Asia Tenggara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jun
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun