Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Buruh Tani Tewas Terjatuh ke Jurang di Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang buruh tani berinisial NLG (68) meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam jurang sedalam sekitar lima meter di kawasan Tukad Lutung, Banjar Lokaserana, Desa Siangan, Kecamatan Gianyar, Senin (6/7/2026).
Peristiwa tragis tersebut langsung mendapat respons dari jajaran Polsek Gianyar yang mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta melakukan penyelidikan terkait penyebab kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang lahir pada 1 Juli 1958 itu diketahui berdomisili sementara di Banjar Teruna, Desa Siangan. Insiden diduga terjadi ketika korban sedang beraktivitas di sekitar kawasan Tukad Lutung sebelum kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar lima meter.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban menuju RSUD Sanjiwani Gianyar agar mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan bersama Kanit Reskrim IPTU Gde Densa Prana dan personel piket fungsi kemudian melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tim medis rumah sakit.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau Dead on Arrival (DOA). Dari pemeriksaan luar, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas kejadian yang menimpa korban.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Polsek Gianyar telah melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi, mengamankan dan melakukan olah TKP, hingga berkoordinasi dengan pihak medis untuk pemeriksaan korban," ujar Kompol I Made Adi Suryawan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan yang memiliki tingkat risiko tinggi, terutama di sekitar jurang maupun aliran sungai.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di area yang memiliki potensi bahaya, terutama di kawasan jurang maupun aliran sungai, sehingga kejadian serupa dapat dicegah," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4614 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2418 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2073 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1674 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1115 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun