Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




WNA Singapura Dijambret di Canggu, Kalung Emas 24 Gram Raib

Selasa, 14 Juli 2026, 20:18 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/WNA Singapura Dijambret di Canggu, Kalung Emas 24 Gram Raib.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Aksi penjambretan kembali terjadi di wilayah Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Kali ini korbannya seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial CHYH (26) yang kehilangan kalung emas seberat 24 gram setelah dirampas pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di depan Indah In Villa, Gang Anggrek, Desa Canggu, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 22.10 WITA.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga beraksi seorang diri menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam. Saat beraksi, pelaku mengenakan helm hitam, jaket hitam, dan celana panjang.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan, saat itu korban mengendarai sepeda motor seorang diri menuju arah utara di Gang Anggrek. Ketika melintas di depan Indah In Villa, pelaku datang dari arah belakang dan memepet sepeda motor korban sebelum menarik kalung emas yang dikenakannya.

"Setelah merampas kalung emas korban, pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor," ujar Kompol Sukadana, pada Selasa 14 July 2026.

Usai kejadian, korban sempat berusaha mengejar pelaku. Namun saat tiba di depan Sei-ya Villa, korban kehilangan kendali dan terjatuh dari sepeda motornya hingga mengalami luka lecet pada kedua tangan.

Sementara itu, pelaku berhasil melarikan diri ke arah barat melalui Jalan Raya Shortcut Canggu. Menerima laporan tersebut, personel Polsek Kuta Utara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa korban dan saksi, serta mengumpulkan berbagai barang bukti.

Penyidik juga melakukan penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur yang diduga dilalui pelaku. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sedikitnya enam titik CCTV yang diduga merekam pergerakan pelaku sebelum maupun setelah melakukan aksi penjambretan.

"Pengejaran terhadap pelaku jambret masih dilakukan. Kami masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami