Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Hybrid Booking, Solusi Reservasi Digital untuk Bisnis Pariwisata
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha pariwisata mengubah cara menjalankan bisnis, termasuk dalam mengelola reservasi. Jika sebelumnya pemesanan banyak dilakukan melalui telepon, email, maupun pesan singkat, kini kebutuhan terhadap sistem yang lebih cepat, praktis, dan terintegrasi semakin penting.
Melihat kebutuhan tersebut, Hybrid Booking hadir sebagai penyedia sistem reservasi online atau booking engine yang membantu pelaku usaha pariwisata menerima dan mengelola pemesanan secara lebih profesional. Berdiri sejak 2015, perusahaan yang berlokasi di Bypass Ida Bagus Mantra, Puri Chandra Asri A-25, Batubulan, Sukawati, Gianyar, Bali, ini telah lebih dari satu dekade bergerak di bidang sistem reservasi pariwisata di Indonesia.
“Melihat proses reservasi manual, dari pelaku usaha pariwisata, yang berisiko mulai dari keasalahan penulisan, hingga terjadinya double booking, sekaligus menyita waktu tim operasional, membuat saya tercetus ide membangun platform berbasis website, berbentuk aplikasi booking engine, bernama Hybrid Booking,” jelas Handhika Wicaksana, selaku CEO dan Founder PT Reservasi Indonesia Sejahtera.
“Selain itu pelaku usaha masih bergantung pada pihak ketiga untuk mendapatkan tamu sehingga sebagian pendapatan harus dibagi. Padahal, banyak bisnis pariwisata telah memiliki website yang sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk menerima pemesanan secara langsung. Hybrid Booking hadir untuk tujuan tersedianya sistem reservasi yang mudah digunakan dan terjangkau. Melalui sistem ini, pelaku usaha pariwisata, dapat menjual produknya sendiri secara online,” imbuhnya.
Sistem Reservasi yang Terhubung dengan Website
Hybrid Booking bukan agen perjalanan, Online Travel Agent (OTA), maupun agensi digital marketing, melainkan penyedia software reservasi online yang memungkinkan klien mengelola sendiri pemesanan melalui website maupun berbagai channel penjualan.
Cara kerjanya sederhana. Sistem dipasang dan terhubung langsung dengan website milik klien. Calon tamu dapat memilih produk yang tersedia, seperti kamar, tiket, trip, atau aktivitas, kemudian menentukan tanggal pemesanan. Informasi mengenai harga dan ketersediaan ditampilkan secara real-time, dengan pilihan bahasa dan mata uang.
Setelah menentukan pilihan, tamu dapat melakukan pembayaran melalui payment gateway yang terintegrasi, baik melalui transfer bank maupun dompet digital. Konfirmasi dan invoice kemudian dikirim secara otomatis. Data pemesanan selanjutnya masuk ke dashboard sehingga tim operasional dapat memantau reservasi, ketersediaan, laporan penjualan, hingga kinerja agen dari satu tempat.
Bagi bisnis yang menggunakan beberapa kanal penjualan, sistem Hybrid Booking juga dapat terhubung dengan channel manager. Dengan demikian, pembaruan harga dan ketersediaan dapat dilakukan secara serentak untuk membantu menekan risiko double booking.
Layanan untuk Beragam Jenis Usaha
Dalam perkembangannya Hybrid Booking sudah memiliki sejumlah layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis pariwisata. Salah satu layanan utamanya adalah Booking Engine System yang ditanam pada website klien. Layanan ini mencakup Accommodation Booking Engine untuk hotel, villa, dan penginapan. Selain itu Activities Booking Engine untuk bisnis tour, watersport, dan atraksi. Serta Transport Booking Engine bagi usaha fast boat, ferry, shuttle, maupun penyewaan kendaraan.
Selain booking engine, tersedia Channel Manager System untuk menyinkronkan harga dan ketersediaan di berbagai kanal penjualan. Ada pula Central Reservation System yang berfungsi sebagai pusat pengelolaan reservasi bagi perusahaan dengan banyak tim, produk, maupun harga khusus untuk agen dan reseller.
Untuk kebutuhan operasional properti, Hybrid Booking menyediakan Property Management System yang mencakup check-in dan check-out digital, jadwal housekeeping, penagihan, serta kontrol kamar secara real-time. Sistem pembayaran juga telah terintegrasi melalui Payment Gateway dengan berbagai metode pembayaran.
Tumbuh Bersama Industri Pariwisata
Meski berkantor di Bali dan berkembang bersama ekosistem pariwisata Pulau Dewata, layanan Hybrid Booking kini sudah digunakan oleh klien di berbagai wilayah Indonesia. Sistem berbasis cloud membuat layanan dapat dikelola dari berbagai lokasi selama tersedia koneksi internet.
Klien Hybrid Booking berasal dari berbagai sektor pariwisata, antara lain hotel, villa, resort, homestay, operator fast boat dan ferry, penyedia transportasi serta shuttle, hingga pelaku usaha tour dan activity.
“Skala bisnis mitra kami beragam, mulai dari usaha keluarga yang baru go-online, hingga perusahaan yang mengelola banyak armada maupun properti. Jumlah mitra Hybrid Booking bertambah setiap tahun, sebagian besar di antaranya bertahan menggunakan sistem kami dalam jangka panjang — ada yang sudah lebih dari lima tahun. Bagi kami, itu ukuran yang lebih berarti daripada sekadar jumlah,” ungkap Handhika.
Teknologi, Edukasi, dan Pendampingan
Dalam perjalanannya, salah satu tantangan Hybrid Booking adalah mengubah kebiasaan pelaku usaha yang telah lama menggunakan sistem manual. Karena itu, edukasi dan pendampingan menjadi bagian penting agar digitalisasi tidak hanya sebatas penggunaan teknologi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi operasional bisnis.
Kecepatan layanan juga menjadi perhatian karena reservasi berlangsung sepanjang waktu. Di tengah perubahan metode pembayaran, channel penjualan, serta perilaku wisatawan, sistem pun harus terus dikembangkan agar tetap sesuai dengan kebutuhan industri.
Tantangan besar pernah dirasakan ketika pandemi Covid-19 pada 2020–2022 menghentikan sebagian besar aktivitas perjalanan.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap industri pariwisata dan para mitra Hybrid Booking. Namun, masa sulit itu dimanfaatkan untuk membenahi serta mengembangkan system, sekaligus tetap mendampingi mitra yang bertahan.
Bagi Hybrid Booking, keberhasilan bukan hanya diukur dari pertumbuhan perusahaan, tetapi juga dari kemampuan membantu pelaku usaha pariwisata menjadi lebih mandiri. Mitra yang sebelumnya menerima pesanan melalui pesan singkat kini dapat memiliki sistem pemesanan online sendiri, dengan pembayaran yang lebih tercatat dan laporan yang lebih rapi.
“Harapan sekaligus target kami adalah Hybrid Booking menjadi aplikasi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, dengan mengedepankan dua hal, terjangkau dan efisien. Kami ingin sistem reservasi digital bukan lagi barang mewah yang hanya bisa dimiliki perusahaan besar, melainkan alat kerja sehari-hari yang bisa dijangkau pelaku usaha pariwisata di seluruh Indonesia,” pungkas Handhika.
Info lengkap Hybrid Booking dapat diakses melalui website www.hybridbooking.com
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4583 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2392 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2048 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1647 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1087 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun